Bupati Ajak Warga Tidak Ikut-Ikutan Organisasi Ajarkan Faham Inteloransi

Bupati Ketapang Buka Gawai Adat ke V

PUKUL GONG
Bupati Ketapang Martin Rantan SH memukul gong tanda di bukanya gawai adat dayak- Andi Candra Peliputan Humas dan Protokol Setda Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM-AIR UPAS – Gawai Adat Dayak se-Kabupaten  Ketapang ke V di Kecamatan Air Upas dibuka Bupati Ketapang Martin Rantan SH bersama Wakil Bupati Ketapang, Drs Suprapto S  Kamis (6 Juli 2017).  Walaupun diguyur hujan deras, pembukaan Gawai Adat Dayak yang mengusung tema “Melalui Gawai Adat Dayak ciptakan masyarakat Dayak yang beradat cinta lingkungan  dan  bermartabat dalam kemajemukan” tetap berlangsung meriah dan antusias diikuti masyarakat Kecamatan Air Upas.
Kehadiran Bupati Ketapang bersama Wakil Bupati Ketapang disambut antusias oleh masyarakat Kecamatan Air Upas. Penyambutan secara adat berikut pegelaran pencak dilakukan warga. Selain itu, kemeriahan semakin terasa dengan penampilan marcing band dari siswa SMKN 01 Air Upas. Begitu juga saat akhir acara pembukaan dimana Bupati dan Wakil Bupati Ketapang serta Ketua TP PKK Kabupaten Ketapang bersama SKPD menyanyi bersama, salah satunya lagu “kemesraan”.
Bupati Ketapang mengatakan, salah satu tujuan gawai Adat Dayak adalah untuk melestarikan budaya bangsa, khususnya budaya Masyarakat Dayak Kabupaten Ketapang. Selain itu juga sebagai wahana pengembangan budaya dan kepariwisataan. Ia menyebutkan juga bahwa budaya yang berkembang pada masyarakat dayak sudah ada sejak lama. Hal ini terungkap dalam bahasa adat sebagaimana disebutkan Bupati Ketapang.

Ia mengatakan bahwa, sejak dahulu masyarakat Dayak sudah mengenal budaya dan mengenal Tuhan. Karena itulah keberadaan Gawai adat Dayak bertujuan juga untuk mengaktualisasikan kearifan lokal yang merupakan identitas bangsa. Selain itu juga mendorong masyarakat untuk mandiri, inovatif dan produktif dalam melestarikan dan mengembangkan budaya.

gawai adat 1
Bupati dan Wakil Bupati meninjau stan gawai adat dayak.

Didepan pengurus DAD Kalbar, DAD Kabupaten Ketapang, DAD Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para camat, tokoh pemuda dan lain-lain, Bupati Ketapang menyebutkan beberapa event yang diakan digelar. Termasuk salah satunya Ketapang Expo 2017 yang akan dibuka pada tanggal 11 Juli 2017 di kompleks pendopo Bupati Ketapang. Demikian juga dengan rencana Gawai tingkat Kabupaten Ketapang dan lain-lain. Pada Ketapang expo tahun 2017, akan berbeda dengan Ketapang expo pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada tahun ini, selain mengundang jajaran Polres dan Dandim 1203 untuk mengikuti Ketapang Expo, maka pengarahan akan disampaikan Kapolres dan Dandim 1203 Ketapang, tentang stabilitas daerah dari Kapolres dan Kodim 1203 Ketapang. Sedangkan Bupati Ketapang akan memberikan pengarahan mengenai pentingnya sinergi sehingga bisa mewujudkan Ketapang yang maju dan sejahtera.

“Pengarahan dari Kapolres dan Dandim perlu disampaikan karena saat sekarang kondisi Indonesia sedang tidak menentu,” tegas Bupati ketapang.
Ia menyebutkan insiden di Sumatera Utara dan Jawa Barat. Menyikapi perkembangan berapa beberapa waktu terakhir, maka ia mengingatkan supaya kita untuk tidak ikut-ikutan organisasi yang mengajarkan faham kebencian dan inteloransi.

”Seperti disebutkan ketua panitia tadi, akan ada display kebudayaan, saya salut, ini menunjukkan bahwa kita di Kecamatan Air Upas, dan umumnya di Kabupaten Ketapang, tetap kompak, rukun dan saling teloransi antar suku bangsa dan umat beragama,” ujar Bupati ketapang.

gawai adat 2
Bupati dan istri meninjau stan gawai adat dayak.

Sebelum pembukaan Gawai Adat Dayak yang ditandai dengan pemukulkan gong oleh Bupati Ketapang,  Bonafasius  Namhen Ketua panitia Gawai Adat Dayak juga meyampaikan penjelasan terkait dengan pelaksanaan Gawai Adat Dayak. Demikian penjelasan oleh Sugiarto, Ketua DAD Kecamatan Air Upas. Setelah Ketua Panitia dan ketua DAD Air Upas menyampaikan laporan, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Matjuri, Camat Air Upas. Selain memaparkan kondisi pembangunan Kecamatan Air Upas, camat juga memohon maaf atas penyelenggaraan yang dirasakan masih  kurang. Apalagi, kondisi cuaca hujan lebat saat pembukaan gawai adat Dayak se-Kabupaten Ketapang.
Sementara itu, Ketua harian DAD Ketapang, Heronimus Tanam mengatakan, Gawai Dayak Katapang tahun 2017 dihelat di Kecamatan Air Upas merupakan hasil kesepakatan musyawadah adat pada Gawai Adat Dayak tahun 2016 di Kecamatan Simpang Hulu. Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia gawai adat Dayak Kecamatan Air Upas yang sudah berbuat maksimal, sehingga pelaksanaan gawai adat berlangsung sangat meriah dan antusias.

Disebutkannya, tujuan gawai adat Dayak adalah untuk konsolidasi serta mengembangkan dan mempromosikan seni budaya yang sangat banyak dan semakin baik. Selain itu mempertahankan eksistensi adat istiadat masyarakat adat Dayak khususnya di Ketapang.
“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Ketapang yang peduli dan hadir langsung dalam pembukaan gawai adat Dayak se-Kabupaten Ketapang,” paparnya panjang lebar. (Adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.