
KETAPANGNEWS.COM,Tumbang Titi-Warga Desa Batu Bulan menggelar ritual adat Nganjan Serayong, gawai adat yang selalu dipenuhi warga tersebut merupakan ritual pemindahan tulang-belulang mayat ke tempat kuburan umum agar bersatu dengan para pendahulu yang telah meninggal dunia.
Upacara adat Kanjan Serayong ini melibatkan seluruh warga Desa Batu Bulan, Desa Serengkah dan desa-desa sekitarnya, diiringi bunyi tetabuhan kanjan tidak berhenti selama upacara adat berlangsung sehingga disekitar lokasi acara dipenuhi warga yang datang maupun yang berjualan.
FX Nicolas tokoh masyarakat Desa Serengkah Upacara adat Kanjan Serayong merupakan ritual penghormatan terakhir bagi anggota keluarga yang sudah meninggal, yang berlaku di masyarakat Dayak Pesaguan
“Kanjan serayong (alm ) Yohanes Impoy, auray petrus muar malim membuat tambak kuburan orang tua yang sudah meninggal, “ kata Nicolas Minggu (9/7).
Dia menuturkan dukun dimulai dengan merebahkan tanjan merumpak bulen, kemudian menyambut jarau undangan dari tiap kampung yang hadir.
“Jarau yang dibawa oleh utusan kampung keluarga atau perorangan, berupa bambu yang dibuat menyrupai pohon, dengan berbagai macam isi berupa payung, kain tuak atau minuman, makanan ringan sebagai bentuk penghargaan kepada keluarga yang melaksanakan gawai,“ tuturnya.
Selanjutnya dilaksanakan ritual ngajan ditanah bejarau junkong dalam bentuk penghargaan kepada arwah orang yang sudah meninggal.
Bupati Martin Rantan SH yang turut hadir dalam ritual kanjan serayong berterima kasih kepada seluruh warga yang telah membantu dan mensukseskan kegiatan kanjang serayong tersebut.
“Tetap menjaga suasana damai, selama berlangsungya gawai adat, karena orang ramai berkumpul,“ kata Bupati.
Bupati menghimbau menjelang Musda nanti agar warga mempersiapkan diri untuk mengikuti perlombaan seni budaya, seperti adat istiadat kesenian, produk lokal daerah seperti anyaman- anyaman tradisional, serta lomba membuat keindahan jarau.
Kepada warga Tumbang Titi Bupati juga menghimbau dalam menghadapi musim kemarau, untuk tetap menjaga agar lahan tidak terbakar dan menjaganya bersama- sama.
Dalam kesempatan tersebut Bupati mengingatkan kepada anak-anak supaya menjauhi narkoba, saya mendapakan imformasi dari intelijen bahwa setiap acara gawai adat ini juga terdapat judi kolok-kolok sesudah itu disertai juga dengan jula beli narkoba.
“Oleh sebab itu saya berpesan supaya anak- anak kita menjauhi narkoba, bahkan ada generasi yang kelak nanti ingin menggantikan saya menjadi Bupati, tetapi jika sudah terkena narkoba harapan itu sudah pupus,“ tuntasnya.
Bupati Martin Rantan SH hadir dalam kegiatan Kanjang serayong ditemani juga Ketua Tim Penggerak PKK Ny Elysabet Betty Martin Rantan beserta keluarga besarnya, Asisten III Setda Drs Heronimus Tanam,ME, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan perikanan Boy Hasan, Kepala Dinas Perkebunan, jabatan baru Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Sikat Gudag, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Donatus Gaza, Kasat POL PP Edy Junaidi, Kabak Humas dan Protokol Drs Nugroho W Sistanto.( Adv/dra).