Bupati Pimpin Apel Senin Pagi

Bertekad Membawa Ketapang Maju Menuju Masyarakat Sejahtera

Bupati Martin Rantan menyalami para asisten usai apel pagi senin di halaman Kantor Bupati Ketapang
Bupati Martin Rantan menyalami para asisten usai apel Senin (24/7) pagi di halaman Kantor Bupati Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM-Bupati Ketapang Martin Rantan SH mengajak seluruh jajarannya aparatur Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk bersama mempunyai tekad membawa Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera.

Himbauan tersebut disampaikan Bupati Martin Rantan SH saat menjadi pembina apel pagi senin (24/7) dihalaman Kantor Bupati Ketapang, yang diikuti seluruh Pegawai Negeri Sipil maupun non PNS dilingkungan Sekretariat Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Kepegawaian dan SDM, dan Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP).

Dikatakan Bupati Martin Rantan dalam mewujudkan Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera kita mempunyai visi yang sama, tekad yang sama untuk memajukan Kabupaten Ketapang.

“Proses maju akan berimbas kepada kesejahteraan masyarakat, Bupati dan seluruh jajarannya sebagai pelayan publik, tugas kita ini melayani kepentingan publik,” kata Bupati.

Dalam visi Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera di breakdown kedalam enam misi, yang pertama melaksanakan kepemerintahan yang baik.

“Makna kita apel pagi ini dalam melaksanakan kedisplinan kita agar tepat waktu, dan teringat masa di sekolah, “ jelas Bupati.

Selain itu meningkatkan kinerja dengan pelayanan publik, Bupati melarang keras pelayanan birokrasi yang berbelit belit, dan setelah mendapatkan imbalan baru urusan dipercepat.

“Dalam pelayanan kita baru mau mengerjakan setelah wani piro atau duitnya berapa dulu, “ kata Bupati.

Selain itu juga Bupati mengecam keras terhadap oknum PNS yang ditempat pada jabatan tertentu, lalu punya pemikiran, saya ditempatkan pada jabatan ini, dengan dana sekian lalu saya harus dapat sekian.

“Kalau pemikiran seperti itu yang paling banyak dapat Bupati, karena Bupati mengelola uang Rp, 2 triliun lebih kalau dapat sekian persen, untuk Bupati waaah.. tujuh turunan tidak habis hartanya, “ seloroh Bupati Martin Rantan.

Manurut Bupati karena disinyalir ada beberapa oknum pejabat ketika mendapati jabatan tertentu lalu menggunakan aji mumpung, untuk mengeruk keuntungan.

Selanjut misi ke dua meningkatkan infrastruktur daerah dengan rencana pembangunan beberapa program strategis daerah seperti Kantor Bupati, Jalan Kota, drenase.

“ Setelah apel ini saya akan rapat dengan DPRD ketapang, karena prinsifnya Pemerintahan daerah itu adalah Bupati dan DPRD, “ ungkap Bupati.

Pertemuan dimaksud untuk mendiskusikan kaitan beberapa program strategis daerah yaitu, Kantor Bupati Ketapang, yang terdiri dari Kantor Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah para asisten, staf ahli,dan para Kabag, sesudah itu akan dibangun Kantor pengelolaan keuangan aset daerah, setelah itu Kantor Kepegawaian dan Pengembangan SDM kita bangun juga kantor inspektorat.

Didalam penyelenggaran keuangan administrasi daerah, tata kelola kepegawaian managemen personalia, yang diawasi oleh inspektur ini managemen pengelolaan harus terkonsentrasi dalam satu lokasi kantor Bupati Ketapang.

Selanjutnya akan melebarkan jalan kota, Delta pawan dan Benua Kayong ditahun 2018 jembatan pawan V akan berfungsi, drenase kota, karena beberpa waktu lalu musim hujan lebat hanya 2 jam beberapa jalan protokol tengelam, bahkan sampai ke pendopo.

“Ruas jalan sangat vital, jalan pelang Batu Tajam adalah ruas terpendek menghubungkan wilayah pedalaman dan pesisir, sesudah itu jalan Tanjungpura Tanah Merah,“ kata Bupati.

Selanjutnya meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memberikan ruang seluas luasnya masuknya investor untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi, supaya ada kegiatan ekonomi dengan multi player efeknya berupa sirkulasi ada perputaran uang didaerah ini, sehingga itu bisa memberikan dampak pertumbuhan ekonomi.

Demikian juga pengembangan sumber daya manusia, dengan mengikut sertakan para PNS untuk pelatihan kedisplinan seperti pelatihan suskalak, dengan latihan semi militer selian juga perlu melakukan peningkatan kapasitas atas kapasitas building kepada aparatur pemerintahan secara berjenjang. Selanjutnya pemberdayaan masyarakat desa dan aparatur pemerintahan desa, dengan jumlah 253 desa .

Terakhir Bupati mengatakan, mendapat laporan Badan Pemerintahan desa ada 3 desa yang sampai saat ini belum bisa mempertanggungjawabkan ADD dan DD, sementara kadesnya sudah habis masa jabatan.

Misi keenam yaitu pengelolaan sumber daya alam dengan tetap memperhatikan lingkungan melakukan pengelolaan sumber daya alam dengan masuknya investor, tetapi lingkungan hidup tetap menjadi perhatian.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.