
KETAPANGNEWS.COM- Kepala Kejaksaan (Kajari) Ketapang, Joko Yuhono bersama para pemuda di Ketapang menggelar diskusi ekonomi kreatif mengangkat tema “Membangun Daya Kompetitif Pemuda Ketapang” di Distrik 51 Jalan Di Panjaitan, Minggu (9/7) pukul 19.30 hingga 21.30 WIB.
Kajari Ketapang, Joko Yuhono mengatakan, kegiatan diskusi ini digagas oleh anak-anak muda di Ketapang yang memang awal mulanya ide itu muncul darinya.
“Saya ingin mendorong anak-anak muda di Ketapang melakukan inovasi dengan cara-cara kreatif,” katanya Minggu (9/7).
Ia mengungkapkan, karena ia melihat potensi anak muda di Ketapang besar, dan akhirnya anak-anak muda di Ketapang menindaklanjuti ide itu dengan membuat acara diskusi ini.
“Saya berharap dari kegiatan diskusi ini anak-anak muda di Ketapang semakin termotivasi untuk berkreatif menciptakan produk yang bisa memiliki nilai jual, saya memiliki ide untuk membentuk suatu usaha ketapang koorporation,” ungkapnya.
Menurutnya, juga sudah membuat instrumennya berupa market online yakni ketapang market com. Nanti produk kreatif anak muda di ketapang masuk dalam Market Ketapang. com dan bisa di akses banyak orang.
“Tujuannya agar pemuda ketapang termotivasi untuk berinovasi dan berkembang,” jelasnya.
Joko menuturkan, nantinya market ketapang com diisi atau dikelola anak-anak muda kreatif yang mana selain dapat memasukan produk kreatif di market ketapang com, para pemuda yang bisa melahirkan produk kreatif akan diberikan training oleh pihak berkompeten secara gratis.
“Pemuda-pemuda yang berpotensi dan memiliki produk kreatif kita akan trainingkan secara gratis nanti,” ucapnya.
Ia menilai, Ketapang selain memiliki sumber daya manusia pemuda yang memiliki potensi juga memiliki sumber daya alam yang bagus, misalkan saja seperti produk tikar pandan dan ikan asin yang merupakan khas ketapang tetapi kurang terexplore. Pruduk-produk seperti itu perlu market dan sekarang market sudah ada.
“Rencana tanggal 18 juli saat penutupan ketapang expo saya akan lounchingkan ini,” ujarnya.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait di Ketapang, tujuannya juga agar anak-anak muda di ketapang berani berinovasi, berkreasi dan bersama-sama lantaran program ini tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri.
“Saya meminta dukungan Pemda untuk mensuport ini,” ucapnya.
Menurutnya, suport tidak harus dengan uang, minimal mempermudah perizinannya, dibantu disosiasasi produknya atau membuka akses untuk para anak muda ini. (dra).