
KETAPANGNRWS.COM – Setelah berlangsung selama sepekan, ajang pameran terbesar Ketapang expo tahun 2017, resmi di tutup oleh Bupati Martin Rantan SH, acara penutupan yang berlangsung di pentas Taman Budaya Pendopo Bupati Ketapang, Selasa malam (18/7), dalam cuaca mendung diiringi hujan gerimis tersebut seremoni diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba stand terbaik dari SKPD, swasta, dan pedagang kaki lima. maupun lomba seni japin melayu.
Seperti yang dilaporkan ketua Panitia Ketapang Expo tahun 2017 Dra. C.Enny bahwa pelaksanaan Ketapang expo dimulai sejak tanggal, 11 sampai dengan 18 Juli tahun 2017 atau selama 8 hari.
Ketapang Expo tahun 2017 telah terselenggara dengan aman tertib dan lancar, dengan peserta SOPD , Kecamatan, swasta berjumlah 79 peserta yang menempati 53 stand, ditambah dengan kehadiran para pedagang kaki lima hingga malam penutupan sebanyak 259 pedagang.
Selain itu Ketapang Expo tahun 2017, pada setiap malamnya menggelar hiburan pentas yang diisi band musik studio, kesenian budaya melayu jawa dayak dan tiongha, dan lomba tarian japin tradisional dan kreasi dilaksanakan Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupatn Ketapang.
C Enny juga menyampaikan tanggapan pengunjung pada Ketapang Expo tahun2017 bahwa masyarakat sangat mendukung pelaksanaan Ketapang Expo tahun 2107 dan masih sangat mengharapkan pelaksanaan Ketapang Expo di gelar setiap tahunnya.
“ Seperti tahun- tahun sebelumnya Panitia pelaksana memberikan motivasi dan semngat kepada para peserta dengan melakukan penilaian stand terbaik akan mendapatkan piala piagam dan uang tunai, “ tutupnya.
Bupati Ketapang Martin Rantan SH, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang ikut berpartisipasi mengisi stand yang ada maupun kepada para pengunjung yang hadir meramaikan dan mengunjungi stand peserta Ketapang Expo tahun 2017.
Dalam pelaksanaan tahun 2017, arena Ketapang Expo, sempat direndam air setinggi, 20 cm beberapa waktu lalu, akibat curah hujan yang begitu lebat di Kabupaten Ketapang, ketika meninjau stand Bupati Martin Rantan langsung memimpin tim BPBD, Damkar menyedot air dilokasi pameran.
“Terima kasih kepada pedagang kaki lima yang sudah rela memindah tempat berjualan di lokasi Ketapang expo, meski beberapa waktu lalu tempat ini terendam air karena hujan,“ ujar Bupati.
Kedepan Bupati berharap dari ajang Ketapang Expo akan mendapatkan hasil yang maxsimal berupa produk unggulan daerah, contonya seperti amplang, atau belacan Pagar mentimun, atau kerajinan tradisonal, seperti bakul anyaman-anyaman lainnya.
“Saya mengajak seluruh stackholders supaya di Ketapang expo tahun 2018 menciptakan produk unggulan yang bisa dijual di pasar lokal nasional maupun Internasional, “ kata Martin Rantan.
Untuk itu Bupati menyatakan Pemerintah memberikan dukungan terhadap terciptanya produk lokal maka di tahun 2018 pemerintah akan menyediakan stand dengan bangunan semi permanen dilokasi Taman Budaya tersebut.
“Apa yang dilakukan didalam Ketapang expo tahun 2017 ini bisa membawa kemajuan sehingga kedepan hasilnya bisa membawa masyarakat Ketapang Sejahtera, “ kata Bupati.
Terhadap investasi di Kabupaten Ketapang Bupati berpesan jika menampilkan pameran tahun depan para perusahaan dapat menampilkan market atau maniatur pabrik perusahaan, sehingga pengunjung bisa megnetahui hasil dari pabrik pertambangan sampai bahan yang diexpor.
Demikian juga dengan Pabrik sawit ada produk turunan dari TBS menjadi CPO menjadi produk turunan apa saja, demikian juga bidang industrie lainnya sehingga masyarakat mengerti.
Kabupaten Ketapang saat ini memiliki potensi pertanian, perkebunan, kehutanan pertambangan dan kelautan, sehingga hampir seluruh masyarakat Ketapang ekonominya tergantung dengan ekonomi agro, atau ekonomi yang ditopang dari sumber pertanian.
Makna dari pameran Ketapang expo ini supaya masyarakat Ketapang bisa mengexpos, menampilkan apa yangmenjadi kegiatan keseharian lembaga pemerintah, swasta, kelompok masyarakat yang tergabung dalam pedagang kaki lima,
Selanjutnya Bupati mengajak masyarakat Ketapang anti terhadap narkoba, dan jangan sampai masyarakat membiarkan anaknya kecanduan narkoba,
“Distand Polres ada contoh-contoh orang yang terkena narkoba, seperti apa bisa dilihat, dulunya orangnya bagus santun begitu kena narkoba menjadi setengah gila, oleh sebab itu jangan sampai Bapak Ibu membiarkan anaknya kecanduan narkoba,“ imbau Bupati.
Selain itu Bupati juga mengajak masyarakat Ketapang jangan ikut-ikutan organisasi yang mengajarkan kebencian kepada sesama atau paham’-paham radikalisme atau tindakan tindakan in-toleransi.
“Seluruh stackholders dan elemen masyarakat Ketapang mari kita bekerja keras membangun Ketapang sehingga Ketapang sehingga kelak ketapang menjadi maju dan masyarakat menjadi sejahtera,“ tutupnya.(Adv/dra)