Kewenangan Dishub Hanya di Uji Kelayakan Kendaraan

Truk Over Kapasitas
Truk pengangkut sawit yang over kapasitas.

KETAPANGNEWS.COM—Kepala Dinas Perhubungan Ketapang, Joko Prastowo mengatakan, kemampuan kapasitas Jalan Raya di ketapang hanya mampu menopang beban sebanyak lima ton paling maksimal. Dimana hal demikian sesuai standar jalan di Ketapang, yakni kelas III.

“Kalau muatannya  overload, maka secara otomatis menyalahi aturan yang dibuat oleh Provinsi.  seperti tonase, penggunaan jalan dan kelas jalannya,” kata Joko Prastowo, Jumat (21/7).

Namun demikia, diakui Joko, pihaknya hanya sebatas melakukan uji kelayakan kendaraan. Terhadap sanksi bukan merupakan wewenang instansinya, melainklan di Kepolisian yaitu bagian Lalu Lintas.

Menurut Joko, untuk mengetahui jumlah tonase muatan harus memerlukan jembatan timbang. Di Ketapang sendiri, ada satu jembatan timbang milik Provinsi, yaitu di Siduk Kecamatan Matan Hilur Utara. Namun, diakuinya, tidak difungsikan.

“Kita pernah mengikuti rapat tekhnis di Provinsi, masalah tersebut juga sudah disampaikan. Diataranya agar jembatan timbang cepat difungsikan. Namun hingga kini belum berfungsi,” ucapnya.

Mantan Plt Kadis Perindagkop ini menuturkan, dengan difungsikannya jembatan timbang, tentu akan mempermudah mengetahui truk mana saja yang muatannya melebihi kapasitas.

Lanjutnya, Jika muatannya seperti semen tentu sudah bisa diprediksi dan tinggal hitung. Misalnya muatan 160 zak, sementara berat satu zak 50 kg. Artinya terdapat 8 ton diluar body mobil.

“Kalau sudah demikian. tentu melanggar aturan dari jumlah tonase yang diperuntukkan di jalan raya,” tegasnya.

Terkait himbauan dari Dishub, menurutnya tanpa melaui himbauanpun seharusnya pihak pengusaha sudah tau dan paham aturan tersebut.

Kendati demikian, pihaknya terus berupaya mencari solusi. Sehingga kendaraan yang melebihi muatan dapat ditertibkan. Kemudian, Dishub akan berkoordinasi juga kepada Lantas.

“Namunyang paling penting adanya jembatan timbang. Jadi setiap kendaraan yang bermuatan harus ditimbang dahulu. Ketika lebih harus dikurangi,” timbalnya.

Terkait wacana pembanguan jembatan timbang menuju Kendawangan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan serta menyusun dan akan diajukan di anggaran tahun depan. Sebab hal tersebut tergantung anggaran.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.