
KETAPANGNEWS.COM – Sepuluh ruko atau cafe di sekitar komplek pasar tradisional rangga sentap, Selasa (18/7) pagi sekitar pukul 06.30 WIB hangus dilalap sijago merah.
Selain menghanguskan sepuluh ruko, dua penghuni ruko harus dilarikan ke Rumah Sakit Fatima akibat menderita luka bakar disekujur tubuh.
Dari pantauan, terlihat sedikitnya lima unit pemadam kebakaran dibantu anggota Polri, TNI serta masyarakat berjibaku memadamkan api yang terus membumbung tinggi. Para penghuni ruko berlarian keluar ruko guna menyelamatkan diri dari amukan api.

Deni satu diantara korban kebakaran mengaku tak menyangka telah terjadi kebakaran. Menurutnya kebakaran terjadi begitu cepat tanpa dirinya dan keluarganya mengetahui. Ia baru tau sudah pagi sekitar pukul 06.30 WIB.
“Saat tidur tiba-tiba sudah gelap karena banyak asap, nafas rasanya sesak sekali,” ungkapnya, Selasa (18/7).
Ia mengunkapkan, melihat kondisi seperti itu, dirinya kemudian mencoba menyelamatkan diri dengan menerobos keluar ruko.
“Setelah keluar saya mangil-manggil mamak saya dan adik saya rupanya masih diatas, mereka loncat dari atas karena api sudah besar bahkan mamak saya sekujur tubuhnya luka bakar sampai bajunya hangus terbakar,” ungkapnya.
Ia menuturkan, akibat kebakaran tersebut, tidak hanya membuat ibu dan adiknya mengalami luka bakar tetapi juga menghanguskan harta benda miliknya seperti tiga unit sepeda motor, televisi, kulkas, handphone, surat-surat berharga serta harta benda lainnya.
“Kita berharap ada bantuan dari Pemerintah atau pihak swasta setidaknya meringankan beban kami yang jadi korban kebakaran ini,” harapnya (dra).