
KETAPANGNEWS.COM, KKU—Salah satu warga Semanai, Daeng Rifek mengakui kalau keberadaan orang utan di kebun milik warga, Jalan Parit Gudang, Desa Simpang Tiga Sukadana sudah cukup lama. Bahkan dirinya mengaku sempat melihat dua ekor orang utan (induk dan anak) berjalan di puncak pohon sekitar kebun miliknya.
Menurutnya, sering melihat orang utan berada di kebun miliknya lantaran dirinya sering meninjau lokasi kebunnya. Sehingga diakui dia, sudah biasa melihat orang utan.
“Saya sering ke kebun dan biasa melihat orang utan itu sama anaknya berjalan-jalan di atas pohon,” kata Rifek, Jum’at (21/7).
Sementara salah satu warga lain, Kamir mengaku justru sebaliknya. Pasalnya dia jarang menjenguk kebun miliknya. Meski tak pernah melihat, menurutnya, kebun pisang miliknya yang sudah tumbuh besar habis secara bertahap.
“Lebih dari 20 batang pohon pisang bertumbangan. Batangnya seperti disobek-sobek. Seakan-akan diambil bagian dalam dari batang pohon pisang yang lembut, kalau babi biasanya dicongkel dari akar namun ini dari batang,” tutur Kamir.
Melihat kondisi demikian, dirinya langsung menginformasikan keberadaan orang utan itu ke salah satu petugas Manggala Agni. Seterusnya dari Manggala Agni menginformasikan ke BKSDA.(absa).