Zulkarnain Warga Sukabangun di Temukan Meninggal Dalam Mobil

Kapolsek Kendawangan
Kapolsek Kendawangan AKP Indra Asrianto S.I.K.

KETAPANGNEWS.COM, Kendawangan- Zulkarnain (36) seorang karyawan swasta yang beralamat di jalan Gajah Mada RT 021 RW 001 Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan Ketapang ditemukan warga di dalan mobilnya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh warga didalam mobil merk avanza warna silver metalik dengan nomor polisi B 1073 UZW di jalan Propinsi Dusun Klukup Blantak Desa Mekar Utama Kecamatan Kendawangan tepatnya di depan pondok meting Titi Medang pada Minggu (2/7) sekitar pukul 08.00 wib pagi.

Kapolres Ketapang AKBP Sunario SIK melalui Kapolsek Kendawangan AKP Indra Asrianto S.I.K saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa berdasarkan laporan warga tentang ditemukannya seorang laki- laki berada didalam mobil dengan keadaan tidak bergerak.

“Anggota Polsek Kendawangan berjumlah empat orang bersama dengan medis dari Puskesmas Kendawangan langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) ” katanya Minggu (2/7) malam.

Korban
Korban diperiksa tim medis dan polisi saat berada didalam mobilnya.

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan saksi-saksi, ketika mereka pergi ke pondok metingnya sekitar pukul 08.00 Wib, mereka melihat kendaraan mobil yang di kendarai oleh seseorang berhenti atau kandas di jalan provinsi yang rusak parah dan tergenang oleh air, dimana saat saksi melihat mesin kendaraan mobil tersebut masih dalam keadaan hidup.

“Dan para saksi melihat ada seseorang di dalam mobil tersebut sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri diduga sudah meninggal dunia dengan posisi korban terbaring di jok mobil,” jelas Kapolsek.

Selanjutnya Indra menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter mengatakan bahwa korban sudah meninggal dunia. Polisi langsung memberi tahukan kepada keluarga korban dan mengevakuasi mobil korban dengan mengamankannya kerumah warga.

“Didalam mobil korban juga ditemukan satu bungkus pipet dan satu botol bong,” ujarnya.

Kapolsek mengungkapkan, keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan autopsi terhadap tubuh korban dan sorenya korban sudah dibawa kerumah korban di Desa Sukabangun.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, tapi polisi tetap melakukan penyelidikan,” ucapnya. (Wan Usman).

Leave a Reply

Your email address will not be published.