Akad Perdana Rumah Tampa DP Grand Kayong Adhyaksa Residence

Samsir Ismail
Direktur Utama Bank Kalbar, Samsir Ismail.

KETAPANGNEWS.COM—Grand Kayong Adhyaksa Residence bersama Bank Kalbar melakukan akad perdana serentak perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), di lokasi pembangunan perumahan Grand Kayong Adhyaksa Residence, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (16/8).

Grand Kayong Adhyaksa Residence ialah perumahan tanpa uang muka atau DP. Inisiatornya adalah Kejari Ketapang dan dibangun oleh Sukiryanto pemilik PT Kayung Usaha Properti juga Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat (Kalbar).

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Kalbar, Samsir Ismail mengatakan, salah satu program dari Presiden Ri adalah pembangunan satu juta unit rumah bagi masyarakat.

“Untuk membantu mensukseskan program satu juta unit rumah, maka Bank Kalbar berpartisipasi sebagai pelaksana penyaluran KPR sejahtera bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kalbar,” kata Samsir Ismail.

Diungkapkan Samsir , Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Bank Kalbar telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama, tentang penyaluran kredit rumah bersubsidi dalam rangka problem rumah bagi MBR.

Lebih lanjut, tahun 2017 Bank Kalbar diberikan target penyaluran KPR sejahtera oleh pusat pengelolaan dana pembiayaan perumahan Kementerian PUPR sebanyak 1.000 unit. Jika telah mencapai target sebelum akhir 2017, maka target dapat ditambah kembali.

Samsir memaparkan, data dari Kementerian PUPR, bahwa realisasi penyaluran KPR bersubsidi tahun 2015 – 2016 di Kalbar berada pada posisi 10 dari seluruh Provinsi di Indonesia, dengan total penyaluran sebanyak 8.417 unit rumah.

Selanjutnya, untuk realisasi penyaluran KPR bersubsidi, tahun 2016 di Kalbar, Kabupaten Kubu Raya menjadi yang terbanyak menyalurkan dengan total 1.607 unit untuk KPR FLPP dan 2.251 unit untuk program Subsidi Selisih Bunga (SSB).

“Kebutuhan perumahan di Kalbar masih besar, yakni sekitar kurang lebih 120 ribu unit rumah. Sehingga peluang pengembang atau developer untuk membangun rumah masih besar juga,” paparnya.

Dijelaskannya, agar konsumen dari developer dapat menerima fasilitas kredit KPR sejahtera Bank Kalbar, maka developer harus terlebih dahulu bekerjasama denagn Kantor Cabang Bank Kalbar.

“Untuk karakteristik skim KPR Bank Kalbar diantaranya, suku bunga sebesar lima persen pertahun, uang muka murah yakni dari satu sampai lima persen, jangka waktu panjang sampai 20 tahun dan angsurannya terjangkau,” jelasnya.

Ia menambahkan, Grand Kayong Adhyaksa Residence dibangun dengan tipe 36 memiliki dua kamar serta dilengkapi berbagai fasilitas. Dimana perumahan ini uang mukanya mulai 1 hingga 5 persen, suku bunganya 5 persen pertahun tentu ini kecil sekali.

“Kalau konsumen mencicil perumahan ini selama 20 tahun, maka cicilannya antara Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu. Sedangkan bila 15 tahun maka cicilannya antara Rp 800 ribu hingga Rp 900 ribu. Jadi cicilannya juga kecil sekali,” ungkapnya.

Hadir dalam acara, Bupati Ketapang, Martin Rantan diwakili Asisten II Setda Ketapang, Farhan dan jajaran Pemkab Ketapang, Ketua DPRD Budi Mateus SPD, Kapolres Ketapang AKBP Sunario, Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang (Kejari) Joko Yuhono, Dandim 1203 Ketapang Letkol (Inf ) Riko Haryanto dan Ketua PN Ketapang Maslikan SH.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.