Bambang Ismawanto: Stop Kharhutla

Danrem 121
Danrem 121/ABW Sintang saat diwawancara awak media di KKU, Kamis (24/8) usai acara ramah tamah, di Balai Praja KKU.

KETAPANGNEWS.COM, KKU – Kasus kebakaran lahan yang meluas dan berdampak pada masyarakat terus menjadi perhatian berbagai pihak. Salah satu pihak yang sangat memperhatikan hal tersebut adalah Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Seperti yang diungkapkan Danrem 121/ABW Sintang, Bambang Ismawanto saat ditemui wartawan ketapangnews di Gedung Balai Praja, Sukadana, Kamis (24/8).

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan, karena dampaknya sangat berbahaya. Jangan sampai terulang seperti tahun 2015 lalu. Dimana menagakibatkan gelap gulita, bandara ditutup, mengganggu kehidupan kita, itulah yang kita himbau agar masyarakat tidak membakar lahan,” terang Bambang.

Bambang juga terus menekankan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan, karena dampak dari pembakaran hutan yang akan merugikan dan tidak ada pihak yang mau bertanggung jawab jika kebakaran sudah tidak terkendali.

“Ya, janganlah sampai membakar, karena perda dan undang-undang tentang kehutanan itukan melarang untuk membakar hutan, karena jika membakar dan tidak terkendali, siapa yang akan mempertanggungjawabkan hal tersebut,” tegasnya.

“Kalau masyarakat mau meminta bantuan TNI untuk membuka lahan, ya mintalah bantu, tetapi jangan dibakar,” timpalnya.

Dari kejadian-kejadian sebelumnya, dampak Karhutla justru berimbas kepada masyarakat. Sehingga mengalami kerugian. Maka dari itu, ia berharap agar masyarakat bisa lebih mengerti untuk tidak membuka lahan dengan membakar.(hardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published.