
KETAPANGNEWS.COM- Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian Pembangunan pasar Rakyat Sungai Melayu Baru Kecamatan Sungai Melayu Rayak, dengan sumber biaya DAK APBD Ketapang sebesar Rp. 1,8 milyar lebih.
Peletakan batu pertama pembangunan pasar rakyat tersebut dilakukan Bupati Martin Rantan SH bersama jajarannya pada Selasa (1/8) sore di desa SP I Sei Melayu Rayak Baru, Kecamatan Sei Melayu Rayak.
Kepala Desa Sei Melayu Rayak Baru Antonius mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta jajarannya untuk melakukan peletakan batu pertma pembangunan pasar rakyat.
“Kami yakin terbangunnya pasar desa ini berdampak kepada masyarakat dalam meingkatkan perekonomian untuk menuju Ketapang maju dan masyarakat sejahtera, “ ucapnya.
Kades juga mengusulkan terhadap para petani sawit yang ada saat ini untuk dirubah pola kemitraan dengan sistem pembagian 70 : 30 dalam meningkatkan perekonomian petani.
Sementara disebutkanya di desa Sei Melayu Rayak telah ada bangunan setingkat SD sampai SMA atau Madrasah Aliah, namun dia mengeluhkan kondisi bangunan yang belum memadai.
Bupati Martin Rantan SH mengatakan, kita patut bersyukur bahwa pada hari ini, secara bersama-sama melakukan peletakan batu pertama pembangunan pasar desa Sei Melayu baru, Kecamatan Sei Melayu Rayak. Pasar tempat berkumpul tempat terjadinya transaksi jual beli dan terjadinya perputran ekonomi.
Bupati berpesan ketika bangunan pasar sudah rampung dapat dipergunakan agar ditata di kelola dengan baik, untuk kemakmuran masyarakat desa Melayu Rayak Baru.
Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat Pemerintah dengan keterbatasan anggaran yang membangun sarana dan prasaran secara bertahap, maka terhadap usulan yang disampaikan akan ditampung dulu, dibicarakan dengan instansi terkait.(Adv/dra).