
KETAPANGNEWS.COM – Bupati Ketapang, Martin Rantan SH menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS ) menjadi Pegawai Negeri Sipil. Serta mengambil sumpah janji 316 CPNS yang berasal dari pengangkatan honorer katagori II dilingkungan Pemkab Ketapang, Rabu (16/8) di Pendopo Bupati.
Menurut Bupati, berbahagialah para honorer KII yang pada hari ini (Rabu-red) lantaran telah beruntung mendapat tempat yang dipercayakan Tuhan dan Negara, untuk mengabdi sebagai PNS Republik Indonesia di Kabupaten Ketapang.
“Masih ada ratusan K2 belum diangkat menjadi PNS, karena secara nasional masih bermasalah, “ kata Martin Rantan SH dalam sambutannya.
Martin berpesan, kepada PNS yang baru dilantik supaya benar- benar bekerja dengan sungguh- sungguh, karena tentutnya menjadi PNS itu bukanlah hal mudah.
Lantaran untuk menjadi PNS melalui pengangkatan jalur honorer sudah mengabdi belasan tahun, bahkan puluhan tahun kepada Pemerintah Kabupaten Ketapang.
“Dharma bahaktikanlah waktu kesempatan dan kepercayaan Negara yang diberikan kepada saudara- saudara untuk orang yang mengabdi kepada daerah dan kepada Negara,” pesan Martin.

Selanjutnya seluruh PNS harus mengerti Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, sebagaimana tertuang didalam peraturan daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Vsi dan Misi ini penting, karena dalam satu priode kepemimpinan kepala daerah ada rambu-rambu yang harus kita pedomani atau target yang setiap lima tahun harus dicapai,” jelas dia.
Untuk itu, kedepan dirinya akan mengadakan loka karya pegawai negeri untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan tenaga PNS, baik di sekolah-sekolah, Pustu, Puskesmas atau Polindes.
Selain itu juga loka karya akan mengetahui aset yang tercatat sebagai kekayaan daerah, aset yang belum memiliki sertifikat, sehingga ada aset yang sudah beralih hak milik menjadi milik pribadi.
“Kepala sekolah supaya menginventarisir seluruh aset yang dimiliki daerah. Sehingga nantinya seluruh pelayanan publik, sekolah – sekolah, Polindes, Pustu, Puskesmas bisa terisi dengan baik,” kata dia.
“Saya dan Bapak ibu saudara- saudari ini adalah orang yang melakukan proses pelayanan publik, “ timpalnya.
Pada dasarnya, lanjut dia, seluruh PNS yang di gaji Negara untuk memberikan palayan secar baik kepada masyarakat, jangan nanti setelah mendapat jabatan main hitung- hitungan untuk mencari kuntungan pribadi terhadap jabatan yang diamanahkan.
“Jangan main hitung hitungan, kalau saya menjabat ini dapat apa, kalau mau menjadi orang banyak duit menjadi pengusaha, berdagang saja,” sindirnya.
Selain itu, ia mengharapkan, setelah menjadi PNS harus bisa mengembangkan diri, apa lagi yang masih umur muda suatu saat menjadi Bupati, menjadi kepala Dinas, dan juga PNS harus mempunyai skill keahlian, dan harus mempunyai prilaku yang baik, sesuai dengan sumpah dan janji yang telah diucapkan.
“Mengabdilah untuk Bangsa dan Negara ini, khusunya Kabupaten Ketapang, supaya Ketapang ini maju dan masyarakat kita bisa sejahtera,” pungkasnya.(adv/dra)