Dispora Tak Punya Anggaran Bantu Berangkatkan Team Sepak Bola Ketapang

IMG-20170131-WA0000
Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Dispora, Ketapang, Sahat Sirait.

KETAPANGNEWS.COM Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ketapang menegaskan pihaknya tidak memiliki dana untuk mensuport keberangkatan Tim PSTMM U-16 yang mewakili Kabupaten Ketapang untuk piala pelajar tingkat Provinsi yang akan digelar pada 20 hingga 21 Agustus di Kabupaten Sambas.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga  (Dispora) Ketapang, Sahat Sirait pihaknya bukan tidak mendukung dua kesebelasan yang mewakili Ketapang diliga pelajar tingkat Provinsi yang akan berlaga di Kabupaten Sambas pada 20 hingga 21 Agustus.

“Bukan tidak mau mendukung, tapi anggaran kami memang tidak ada dananya untuk kegiatan ini, dari kemarin saat mau minjam lapangan untuk piala pelajar di Ketapang sudah kami sampaikan dana kami tidak ada dalam DPA untuk kegiatan ini,” ungkapnya, Jum’at (18/8) sore.

Ia melanjutkan, kalau seharusnya jika memang tidak memiliki anggaran yang memadai, pihak Koordinator Daerah (Korda) turnaman piala pelajar piala Menpora tidak diadakan di Ketapang sehingga hal seperti ini tidak terjadi.

“Seharusnya sejak awal kalau ada kegiatan harus diprogramkan dan direncanakan kemudian cari dana dari sumber lain, yang jelas anggaran di DPA kami tidak ada untuk membantu ini, makanya kemarin sudah kami gratiskan lapangan untuk turnamen,” ucapnya.

Namun, diakuinya meskipun tidak bisa membantu anggaran dirinya mengaku berusaha membantu sumbangan seikhlasnya saja.

“Paling bisa bantu seikhlasnya saja,” katanya.

Ingin Bertemu Bupati

Sementara Koordinator Daerah (Korda) Liga Pelajar Piala Menpora di Ketapang, Debi mengaku bukan tidak mau memprogramkan kegiatan tersebut ke Dispora Ketapang lantaran kegiatan tersebut merupakan program dari Menpora, sehingga untuk pelaksanaannya menyesuaikan dengan jadwal yang ditentukan oleh mereka.

“Saya hanya koordinator agar kegiatan bisa terlaksana dan Ketapang memiliki perwakilan tim untuk berlaga diliga tingkat provinsi dan jika juara berlaga tingkat nasional,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, hal ini semata-mata untuk mengharumkan nama Ketapang melalui turnamen ini, kalau dari dua kategori yakni U-14 dan U-16 dipastikan hanya tim PSTMM U-16 yang masih berpeluang mengikuti turnamen tersebut.

“Kalau untuk tim Putra Kembar U-14 saat dikonfirmasi katanya tidak ikut, kalau PSTMM U-16 optimis bisa ikut cuma terkendala dana,” ujarnya.

Menurutnya, padahal mereka ingin berjuang membawa nama Ketapang dan mengharumkannya, apalagi jika menjadi juara tim dari Ketapang bisa mewakili Provinsi berlaga di tingkat nasional pada September mendatang.

Debi menjelaskan, untuk memberangkan seluruh pemain beserta beberapa official minimal dana yang diperlukan tim PSTMM U-16 sebesar Rp 20 juta.

“Namun anggaran yang dimiliki tim PSTMM U-16 melalui sumbangan pemain dan pengurus baru sebesar Rp 5 Juta,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekurangan dana sekitar Rp 15 juta, maksimal besok (Sabtu-red) kami sudah harus berangkat, makanya kami ingin bertemu Bupati Ketapang meminta bantuan.

“Sebab kami sudah dari awal koordinasi ke Dispora tapi mereka mengaku tidak memiliki dana,” katanya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.