Guru Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bupati Martin Rantan SH memberikan arahan usai melantik dan mengambil sumpah kepala sekolah dan pejabat admistrator dipendopo Bupati Ketapang.jp
Bupati Martin Rantan SH memberikan arahan usai melantik dan mengambil sumpah kepala sekolah dan pejabat admistrator dipendopo Bupati Ketapang Kamis (23/8).

KETAPANGNEWS.COM-Bupati Ketapang Martin Rantan SH berharap kepada para guru dalam mendidik anak telah ikut membantu negara menjadi abdi negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, selaras dengan misi ke empat Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang telah tertuang didalm RPJMD Kabupaten Ketapang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Martin Rantan SH, usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Sekolah dan pejabat administrator diligkungan Pemkab Ketapang, kegiatan yang dihadiri juga para Asisten, kepala SKPD, kepala sekolah berlangsung dipendopo Bupati Ketapang, Kamis, (23/8).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, diantara tugas mencerdaskan kehidupan bangsa salah satunya kita mulai dari pendidikan dasar  pendidikan menengah dan pendidikan non formal disanggar kegiatan belajar.

“Kalau masih ada anak yang sekolah SD dropout, SMP droupout masih ada peluang yang diberikan negara melalui sanggar kegiatan belajar,“ jelas Bupati.

Para kepala sekolah dan pejabat administrator yang diambil sumpah dan janji oleh Bupati Martin Rantan dipendopo Bupati Ketapang
Kepala sekolah dan pejabat administrator yang diambil sumpah dan janji oleh Bupati Martin Rantan dipendopo Bupati Ketapang.

Karena menurut Bupati tugas mencerdasan kehidupan bangsa yang diemban para guru sangat berat untuk itu harus menghantarkan anak indonesia kepada situasi 100 tahun usia emas indonesia pada tahun 2045.

Dimana bangsa Indonesia harus mempunya kenowletge, pengetahuan skill, keterampilan dan keahlian dan harus mempunyai dan perilaku baik dalam bekerja.

“Karena kita memasuki MEA daerah kita menjadi terbuka bagi negara- negara khsusnya negara asia untuk datang ke Kabupaten Ketapang berbisnis dan berusaha ditempat ini, “ paparnya.

Bupati Martin Rantan menekankan, kepada kepala sekolah jika ada guru disekolahan yang suka mabuk mabukan, sering tidak masuk mengajar, maka Bupati meminta kepala sekolah untuk memberikan laporan sehingga Bupati akan menindak tegas.

“Kalau ada guru pemalas mengajar, mabuk mabukan, jangan didiamkan, laporkan, nanti kita akan tugas ke kota setelah itu kita lihat kalau sekian lama masih tidak mengajar maka kan kita pecat, “ tegas Bupati Martin Rantan.

Hal yang biasa jika ada guru yang ditugaskan demi kepentingan dinas, menurut Bupati jangankan orang daerah sendiri, orang dari luar pulau Kalimantan ada yang ditugaskan di daerah ini hanya untuk mengabdi kepada daerah dan negara, karena pada dasarnya menjadi PNS bersedia ditugaskan diseluruh wilayah nusantara.

“Hanya bupati saja yang tidak bisa di pindah tugaskan misalnya Bupati Ketapang ditugaskan ke Mempawah itu tidak bisa tetapi kalau PNS bersedia ditempat diseluruh wilayah nusantara, “ paparnya.

Kedepan Bupati akan melakukan loka karya kepegawaian untuk melihat kekurangan dan mengisi kekosongan di pos-pos layanan publik di Kabupaten Ketapang ini, sehingga tidak ada lagi pelayanan publik yang tidak terisi para pegawai di Kabupaten Ketapang.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.