KKU Alami Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Tabung Gas-1
Tumpukan tabung gas elpiji 3 Kg yang masih kosong di salah satu panggalan Kecamatan Sukadan KKU.

KETAPANGNEWS.COM, KKU—Sejak dua hari terakhir, seluruh pengecer dan pangkalan se Kabupaten Kayong Utara sudah mengalami kekosongan pasokan gas ukuran 3 kilogram.

Hal demikian diduga sebagai imbas dari keterlambatan pengiriman depot pertamina Ketapang lantaran akibat kedangkalan air dan cuaca buruk di kawasan muara perairan Ketapang.

Kondisi kekosongan gas di sejumlah pangkalan dan pengecer gas lepiji di KKU yang mulai meresahkan warga ini membuat banyak pelaku usaha dan ibu rumah tangga mulai kesulitan mencarinya.

Meski tak mengalami kenaikan harga, kelangkaan gas ini sudah sangat dikeluhkan masyarakat. Terlebih sudah ada yang dua hari mencari namun belum mendapatkan pasokan gas untuk memasak di rumah. Sehinngga terpaksa harus menggunakan kayu bakar.

“Saya sudah mencari kemana-mana tapi belum dapat. Padahal sudah dua hari saya kehabisan stok gas 3 Kg di rumah. Terpaksa harus memasak menggunakan kayu bakar untuk memasak nasi,” kata Yuliawati, salah seorang ibu rumah tangga, di Kecamattan sukadana saat mencari gas disalah satu pangkalan, Rabu (23/8).

Sementara itu, salah satu pemilik pangkalan gas, Niswa membenarkan, kondisi kekosongan ini sudah terjadi sjak 2 hari kemarin, sehingga banyak diantara pelanggan baik pengecer ataupun konsumen rumah tangga yang menelphon. Bahkan datang ke rumah untuk membeli gas.

“Karena sudah dua gas kosong, ini yang membuat pangkalan kita tidak beroperasi sementara waktu, sambil menunngu pasokan gas dari agen kita. Sedangkan permintaan dari pengecer dan pelanggan rumah tangga tidak pernah putus, sampai-sampai mereka datang ke rumah,” terangnya.

Ia mengungkapkan, dari informasi yang diterimanya dari sesama pemilik pangkalan di Ketapang, putusnya pasokan gas ini diduga akibat terlambatnya kapal pengirim gas, setelah kandas di muara Ketapang.

“Dari informasi saya dapat, kekosongan pengiriman dikarenakan kapal tankker milik pertamina pembawa gas itu kandas di muara Ketapang. Serta terkena dampak cuaca buruk yang melanda perairan sejak sebulan terkahir,” akunya.(rizar/absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.