
KETAPANGNEWS.COM- Beberapa hari terkahir, warga kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilo gram. Meskipun ada, harganya melambung tinggi, bahkan, di tingkat pengecer, elpiji 3 kg ini harga tembus Rp 30 ribu per tabungnya.
Rabu (23/8) sore tampak ratusan warga mengantri membeli elpiji 3 kilo gram di salah satu pangkalan epliji di Jalan Sisingamaraja Kelurahan Sampit. Bahkan, akibat berdesak-desakan, salah satu warga jatuh pingsan.
“Ada yang pingsan satu orang karena berebut,” kata salah satu pengantri, Parman (45) Rabu (23/8).
Di lokasi pangkalan terlihat ada dua mobil pikap yang membawa ratusan tabung elpiji ukuran 3 kilo gram. Tabung-tabung tersebut tampak baru datang dari agen dan belum sempat diturunkan dari mobil. Sementara ratusan warga sudah mengantri dan berebut untuk mendapatkan ges elpiji.
Salah satu warga Sukabangun Misdah (40) mengungkapkan, sudah beberapa hari ini gas ukuran 3 kg susah dapatnya.
” Saya sudah dua hari tak dapat. Di toko habis terus,” ungkapnya.
Ia mengaku kesulitan mendapatkan elpiji sejak beberapa hari terakhir. Sekalipun ada, harganya juga sangat mahal. Menurutnya, jjkapun mahal tidak apa-apa. Asalkan ada.
“Kami tak bisa masak kalau tak ada gas elpiji yang 3 kilo ini. Sementara untuk pakai yang 12 kilo saya tak punya tabungnya, harganya mahal,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, sejak beberapa bulan lalu, gas elpiji 3 kilo gram sering menghilang di pasaran. Termasuk saat menjelang lebaran dan sesudah lebaran kemarin.
“Saya tidak tahu apa yang menjadi penyebab langkanya elpiji 3 kilo. Dulu tidak seperti ini. Tapi akhir-akhir ini susah. Katanya sih bakal dipindahkan ke tabung yang 5 kg,” tuturnya.
Ia berharap kepada pemerintah daerah dapat menjamin ketersediaan elpiji, khususnya yang 3 kilo gram, harganya juga harus dapat dikontrol agar tidak dinaikkan begitu saja tanpa ada alasan.
Ia meminta Pemerintah harus mengawasi ketersedian Elpiji, dirinya dari keluarga kurang mampu dan rakyat kecil dulu mengunakan minyak tanah.
“Kan diminta untuk pindah ke elpiji. Giliran kami sudah pakai elpiji, barangnya sekarang susah didapat, gimana ini” tanyanya. (dra).