Rencana Pemindahan Bandara Rahadi Oesman Ketapang

Bupati Martin Rantan saat memberikan sambutan didepan warga Kecamatan Sei Melayu Rayak
Bupati Martin Rantan saat memberikan sambutan didepan warga Kecamatan Sei Melayu Rayak.

KETAPANGNEWS.COM – Pemkab Ketapang berencana memindahkan bandara Rahadi Oesman di lokasi antara Desa Sei pelang dengan Desa Sei Melayu Rayak, hal ini dilakukan mengingat saat ini bandara Rahadi Oesman dikarenakan panjang landasan tidak bisa didarati pesawat jenis Boing ataupun jenis Air Bus.

“Kita sudah menugaskan Dinas Perhubungan untuk melakukan study kelayakan tentang relokasi bandara Rahadi Oesman Ketapang karena saat sekarang lokasi bandara sudah tidak layak lagi, tidak bisa didarati pesawat Boing, apalagi Air Bus, “ kata Bupati Martin Rantan SH didepan warga saat melakukan peletakan Batu Pertama Masjid Jami AL Hidayah Kecamatan Sei Melayu Rayak kemarin.

Sedangkan untuk melakukan perpanjangan landasan pun tidak bisa karena masyarakat disekitar landasan bandara mau melepas tanahnya dengan harga diatas NJOP.

“Study kelayakan dilakukan tiga tempat pertama di tempurukan, kedua di Tanjungpasar yang ketiga dekat Pelang ini,“ kata Bupati.

Sementara untuk dilokasi lain mengingat alasan keselamatan letak bandara juga tidak boleh dibangun paling dekat 20 km dari aliran listrik tegangan tinggi.

Saat ini menurut Bupati sedang dilakukan survei lokasi antara Desa Pelang dan Desa Sei Melayu, nantinya apabila terbangun Bandara diantara Desa pelang dan desa Sei Melayu Rayak artinya sarana infrastruktur terutama poros jalan Pelang- Tumbang Titi statusnya akan diserahkan menjadi jalan startegis nasional, sehingga pemerintah Pusat akan menangani jalan ini tentu akan menjadi lebih baik.(adv/dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.