Sidang Perdana Pembakar Mobil Ketua FPRK di Gelar

IMG-20170405-WA0002
Police Line TKP lokasi pembakaran mobil Ketua FPRK Isa Anshari beberapa waktu lalu- Dokumen Ketapangnews.com.

KETAPANGNEWS.COM – Pengadilan Negeri (PN) Ketapang menggelar sidang perdana terhadap Adi Priyono alias Ujang pelaku kasus dugaann pembakaran mobil Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari, Selasa (1/8) diruang sidang PN Ketapang. Sidang perdana tersebut tampak dihadiri puluhan orang mulai dari perwakilan anggota hingga simpatisan FPRK.

Saat dikonfirmasi, korban pembakaran mobil, Isa Anshari mengatakan, pihaknya menyerahkan seluruhnya proses hukum ke aparat penegak hukum. Menurutnya percobaan pembakaran mobil miliknya merupakan bentuk teror yang harus dituntaskan agar tidak terulang kembali.

“Semua saya serahkan kepenegak hukum untuk memberi sanksi kepada pelaku,” tegasnya, Selasa (1/8).

Ia melanjutkan, meskipun menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap kepada penegak hukum dalam kasus tersebut. Namun ia tetap mempertanyakan adanya dugaan tersangka lain dalam kasus percobaan pembakaran terhadap mobilnya, lantaran menurut saksi mata saat kejadian pelaku di lokasi sebanyak dua orang yang mengendarai sebuah sepeda motor.

“Saksi mata melihat dua orang, satu yang melemparkan bola api ke mobil saya, satunya menunggu diatas motor, tapi sampai sekarang hanya pelaku yang melempar bola api yang sudah tertangkap, sedangkan pelaku lainnya hingga sekarang tidak ada kejelasan,” ucapnya.

Untuk itu, ia meminta aparat kepolisian untuk benar-benar mengusut kasus ini, jangan sampai hanya satu pelaku yang menjadi tumbal, sedangkan pelaku lainnya berkeliaran dan memberikan rasa was-was kepada orang-orang yang ingin mensuarakan kepentingan masyarakat.

Menurut Isa, kejadian pembakaran mobilnya tidak lama pasca pihaknya melakukan demo menuntut kasus OTT diduga dalam penerimaan tenaga kontrak agar dituntaskan beberapa waktu lalu serta mendesak Pemda mengakomodir para tenaga kontrak yang tidak lulus tes padahal sudah bekerja lama.

“Anehnya si ujang (pelaku-red) pembakaran mobil saya satu diantara tenaga kontrak yang tidak lulus yang sedang kami perjuangkan, tentu ada sesuatu dibalik semua ini, makanya tidak hanya ujang kami minta dalangnya juga ditangkap,” harapnya.

Ia menambahkan, jika kasus pembakaran mobilnya tidak terungkap dan hanya satu pelaku saja yang diproses maka tentu akan menjadi citra buruk aparat penegak hukum, lantaran dari saksi mata jelas melihat adanya dua orang di lokasi kejadian yang salah satunya pelaku yang sudah tertangkap bahkan handphone pelaku yang tertangkap ketinggalan di lokasi kejadian, sehingga semakin memudahkan aparat dalam memproses kasus ini dan mengungkapnya. Kalau kasus ini tidak tuntas maka bukan tidak mungkin kejadian serupa terjadi lagi.

“Entah kepada saya maupun kepada pihak lain lantaran tidak semua pelaku yang ditangkap,” katanya.(dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.