
KETAPANGNEWS.COM, MHS—Guna menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba, pemerintah Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Ketapang menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba untuk semua kalangan di MHS, Kamis (10/8) di aula Kantor Kecamatan.
Kegiatan yang dihadiri para Kepala Desa se MHS, Perangkat Desa, Badan Permusyawarahan Desa (BPD, PKK, Karang Taruna, pelajar dan tokoh masyarakat tersebut dibuka langsung oleh Camat MHS, Rohmad Rohendi SH. Adapun nara sumbernya dari Kapolsek dan Koramil MHS.
Camat MHS, Rahmad Rohendi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan sebagai realisasi atas komitmen Pemerintah Daerah (Pemda), Kepolisian dan Kejaksaan dalam memerangi narkoba di Ketapang. Sehingga setiap Kecamatan diharuskan untuk melaksanakan sosialisasi penyuluhan narkoba.
“Makanya kita menganggarkan untuk pelaksanaan sosialisasi tentang bahaya narkoba pada semua kalangan. Terlebih bahaya narkoba bisa mengenai siapa saja, baik pelajar, masyarakat, Polisi ataupun TNI,” kata Rohendi.

Selain itu, lanjut Rohendi, Bupati Ketapang juga mengharuskan setiap kecamatan untuk melakukan penyuluhan yang bekerjasama dengan Muspika atau Forkopim Kecamatan. Sehingga harus dianggarkan dan menjadi program tahunan.
“Khususnya di Kecamatan MHS tidak akan jemu-jemunya melakukan sosialisasi untuk menekan penyalahgunaan narkoba, terlebih narkoba adalah salah satu cikal bakal yang akan menghancurkan bangsa ini,” ujar Rohendi.
Untuk mencegah dan menekan peredaran narkoba di MHS, salah satu upaya pihaknya yakni dengan gencarnya melakukan sosialisasi dengan melibatkan seluruh perangkat Desa dan lapisan masyarakat. Dengan demikian sepaling tidak dapat memberantas peredaran bahkan pemakaian narkoba di MHS.
“Dari itu, kita minta kepada seluruh peserta dari berbagai kalangan ini agar kiranya dapat mensosialisasikan kembali kepada masyarakat lainnya tentang bahaya narkoba. Sehingga penyalahgunaan narkoba di MHS dapat ditekan peredarannya,” harapnya.
Ia menambahkan, sebagai unsur teknisnya, dalam pelaksanaan juga diisi dari pihak kesehatan. Lantaran mereka lebih mengerti soal obat-obatan metavitamin. Pasalnya, selain narkoba, obatan-obatan yang memiliki dampak memabukkan di MHS, seperti komix cukup marak di MHS.
“Kita sudah ada info bahkan buktinya tentang penyalahgunaan komix dan lem oleh para remaja. Dari itu, kepada orang tua agar selalu mengontrol pergaulan anak-anaknya,” pungkasnya.(absa)