
KETAPANGNEWS.COM-Wakil Bupati Ketapang Drs H Suprapto S bersama dengan 243 jamaah haji asal kabupaten Kabupaten Ketapang, Senin (25/9) pagi tiba di Kabupaten Ketapang, dalam kondisi sehat.
Bupati Ketapang Martin Rantan SH ikut menyambut kedatangan jamaah haji Ketapang di Masjid Agung Al- Ikhlas Ketapang setelah para tamu Allah tersebut melaksanakan rangkaian ibadah haji selama 40 hari di tanah suci Mekah.
Sementara itu dirumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Ketapang, kedatangan Wabup Drs H Suprapto S telah ditunggu keluarga besar para jamaah Subuh keliling, Kepala SKPD, tokoh masyarakat untuk memberikan ucapan salam dan selamat kepada orang nomor dua di Ketapang tersebut.
Hadir Bupati Martin Rantan SH, bersama Waka Polres Kompol Reza Simanjuntak, Sekda Drs. H.M.Mansyur M.Si. Asisten I Donatus Franseda, AP, MM, Asisten II H.M Farhan SE, M.Si dan Asisten III Drs Heronimus Tanam ME.
Wabup H Suprapto memaparkan, bahwa jamaah haji Ketapang berangkat lengkap kembali lengkap hanya satu orang jamah dari Sei Kinjil ibu Amnah karena uzur usia lanjut tidak bisa melaksanakan rangkaian ibadah haji dan hanya diwakilkan.
Menurut Wabup dalam melaksanakan ibadah haji sangat diharapkan toleransi yang tinggi sesama jamaah kalau tidak bisa menjaga emosi karena pada waktu yang sama jutaan orang yang berkumpul dengan karakter yang berbeda.
Wabup mencontohkan, beberapa kejadian yang tidak mengenakan dalam melaksanakan ibadah haji, seperti dalam hal pelaksanaan ibadah misalnya karena saking banyaknya umat yang berkumpul sehingga ketika kita sedang sholat saja ada yang lewat melangkahi orang.
“Hal yang tidak pernah terjadi di Indonesia, dimana saat kita sujud ada orang India yang melompati kita nunggu dia lewat baru bisa bangun sujud, nah kejadian macam itu kalau tidak ada toleransi maka tiap hari akan berkelahi, “ ucap Wabup.
Hikmah yang dapat diambil menurut Wabup adalah sebuah toleransi sesama umat, dimana selama 40 hari jamaah dituntut toleransi yang sangat tinggi, karena semua terfokus pada ibadah kepada Allah.

Wabup berharap demikian juga dengan hidup bermasyarakat di Ketapang ini dengan rasa toleransi yang tinggi antar sesama masyarakat suku bangsa yang ada di Ketapang ini, karena Ketapang adalah rumah kita perlu kita jaga kerukunan antar umat beragama.
Wabup menghimbau kepada seluruh umat muslim yang mampu, agar melaksanakan ibadah haji, atau paling tidak umrah karena ibadah haji merupakan perjalanan spriritual yang sangat bermanfaat dapat diambil hikmahnya untuk kehidupan mendatang.
Wabup juga sempat membawa oleh- oleh berupa air zam- zam untuk para undangan yang hadir, menurut Wabup air zam-zam air yang tak pernah habis meski setiap tahunnya jutaan kaum muslimin berduyun-duyun mendatangi Makkah untuk beribadah haji dan umroh dan tidak terbayangkan berapa ratus juta liter air zam-zam yang sudah diambil oleh mereka tetapi sumur air zam-zam tidak pernah kering.(adv/dra)