
KETAPANGNEWS.COM—Bupati Ketapang, Martin Rantan SH meresmikan Asrama Putri milik Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Khairat, Sabtu (23/9) sore. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Drs KH Faisol Maksum.
Dalam peresmian dihadiri Dandim 1203 Letkol Inf Riko Harianto, Anggota DPRD Fraksi Golkar Ahmad Sholeh ST, Ketua MUI Drs KH Faisol Maksum, Ketua NU Ust Jema’i, Asisten II Setda Farhan SE MSi dan Perwakilan Depag As’ad Afifi serta para undangan.
Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan, pertemuan yang diselenggarakan hari ini merupakan peristiwa penting bagi Ponpes Mambaul Khairat. Lantaran dalam rangka peresmian Asrama Putri.
Lebih lanjut dikatakan Martin, dalam proses pembangunan, Pemerintah Daerah tentu tidak hanya fokus membangun infrastruktur seperti jalan dan lain sebagainya. Namun pembanguanan mental spritual melalui pendidikan juga sangat penting dan menjadi fokus.
“Peranan dunia pendidikan sangat penting, terutama pendidikan bidang keagamaan.Oleh karenanya, atas nama pemkab sangat mengapresiasi dunia pendidikan keagamaan,” kata Martin.
Selain itu, menurut Martin, dengan diresmikannya asrama ini, artinya Ponpes Mambaul Khairat juga telah membantu pemerintah dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Lantaran telah menyelenggarakan sistem pendidikan.
Terlebih diungkapkan dia, dalam blueprint pembangunan Nasional menuju 100 tahun Indonesia merdeka, yakni 2045. Disebutkannya, seluruh manusia termasuk pelajar harus membekali dirinya dengan tiga komponen penting.
“Diantaranya harus memilik pengetahuan disegala bidang. Kedua, harus membekali diri dengan skil dan keterampilan. Serta memiliki prilaku baik dalam rangka menciptakan keharmonisasian, khususnya di Ketapang,” jelasnya.
Selain itu, dihadapan para wali santri, dirinya berpesan agar selalu mengawasi dan mengontrol pergaulan anak-anaknya dari pengaruh narkoba. Dimana saat ini, narkoba merupakan alat yang digunakan pihak tidak bertanggung jawab untuk menghancurkan bangsa ini.
“Ketika mereka (santri-red) di pondok, tentu di asuh oleh pengasuhnya. Namun ketika dirumah saat libur dan lain sebagainya, tentu menjadi tanggung jawab orang tua. Jadi mohon untuk mengawasi pergaulan anak kita dari pengaruh narkoba,” pesannya.
“Dari itu, mari kita sama-sama mengempanyekan anti narkoba di Ketapang. Supaya para generasi kita tidak terjebak dan ikut dalam urusan narkoba,” timbal Ketua Partai berlambang pohon beringin ini.
Diakhir sambutannya, ia juga mengajak seluruh masyarakat Ketapang untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan daerah. Sehingga dengan demikan, semua yang menjadi visi misi Bupati dan Wakil Bupati akan terwujud dengan baik.(adv/absa).