
KETAPANGNEWS.COM-Bupati Ketapang Martin Rantan SH terus memantau proses pembangunan infrastruktur daerah yang sedang berlangsung, pada hari hari libur kerja Sabtu (23/9), usai meninjau Pasar Rangge Sentap Bupati bersama Ketua Tim Pengerak PKK Ny Elysabet Betty Martin Rantan melihat langsung proses pembangunan jembatan Pawan V.
Kemudian usai meninjau progres pembangunan jembatan pawan V Bupati Martin Rantan pukul 10.00 langsung menggelar rapat dengan mengundang SKPD terkait penutupan pasar ilegal atau yang sering disebut warga dengan nama pasar Haji Bujang atau Haji Sani.
Guna memacu proses pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung untuk mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Ketapang, dimana jembatan pawan V yang dibangun sejak tahun 2008 tersebut, merupakan jembatan penghubung Kecamatan Delta Pawan dan Kecamatan Benua Kayong.

Dalam Visi Ketapang Maju Menuju Mastarakat Sejahtera, dimana pada misi pertama meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah, jembatan Pawan V merupakan proyek strategis daerah yang menunjang konektivitas antara wilayah.
Dalam pada itu rencana relokasi bandara di desa Pelang yang sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Kalimantan Barat Cornelis sehingga faktor pendukung keberadaan bandara yang baru tersebut diantaranya akses jalan dan jembatan yang memadai untuk kelancaran angkutan penumpang dan barang.
Disisi lain keberadaan jembatan Pawan V merupakan jalan alternatif lain warga Delta Pawan ke kecamatan Benua Kayong, yang mana wilayah tersebut telah direncanakan perluasan kota untuk pemukiman penduduk maupun tujuan obyek wisata sejarah seperti Keraton Saunan dan makam- makam Keramat Tujuh di desa Negeri Baru Ketapang. (dra).