
KETAPANGNEWS.COM—Guna mengantisipasi munculnya penyakit pasca dilanda banjir di Kecamatan Tumbang Titi dan Jelai Hulu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Ketapang melakukan pengobatan masal.
Pengobatan masal dilaksanakan di beberapa desa yang terkena banjir. Diantaranya Desa Periangan, Kesuma Jaya dan Tanjung selama beberapa hari kedepan. Dalam pengobatan, Dinkes menerjunkan empat dokter.
Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Dinkes Ketapang, Nuhdi Arfarisy ST Mkes mengatakan, ancaman bencana banjir tidak hanya saat banjir terjadi. Namun pasca bencana tersebut sangat membahayakan jika tak segera diantisipasi.
“Biasanya wabah penyakit yang datang berupa diare, demam, batuk, flu serta yang berbahaya adalah demam berdarah. Saat ini, mayoritas kebanyakan warga korban banjir terserang penyakit batuk dan pilek yang diakibatkan kelembaban suhu,” kata Nuhdi Alfarisy kepada awak media di Ketapang, Kamis (7/9).
Menurutnya, antisipasi wabah penyakit pasca bencana banjir sangat penting. Mengingat sisa-sisa genangan air yang kotor menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk. Sehingga bisa menyebabkan wabah penyakit demam berdarah.
Untuk itu, ia menghimbau agar warga korban banjir memperhatikan sanitasi lingkungan sekitar rumah, yakni secepatnya membersihkan lingkungan diluar rumah maupun didalam rumah. Serta membersihkan peralatan rumah tangga yang akibat banjir.(absa).