Setelah TNI, Pemuda Pancasila Gelar Nobar Film G 30 S PKI

PP Nobar 30 S/PKI
Ketua MPC Pemuda Pancasila Ketapang Martin Rantan SH (kanan) tampak serius menonton Film G 30 S PKI di halaman Seketariat MPC PP Jumat (29/9) malam.

KETAPANGNEWS.COM – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Ketapang Martin Rantan SH Nonton Bareng (Nobar) pemutaran film penumpasan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (PKI) bersama seluruh kader Pemuda Pancasila di Seketariat MPC PP Jalan Basuki Rahmad Jumat (29/9) malam.

Antusias pengurus serta anggota Pemuda Pancasila dan warga yang menonton film ini raut mukanya tampak serius selama menonton Film G 30 S PKI. Maklum film ini sudah lama tidak diputar lagi membuat mereka sangat menikmati selama proses film ini berlangsung, sekaligus mengambil sisi positif dalam pemutaran film tersebut.

Seperti diketahui Film Pengkhianatan G 30 S PKI di jaman Orde Baru dulu menjadi langganan untuk ditonton setiap tanggal 30 September setiap tahunya. Tanggal 30 September 1965 merupakan sejarah kelam yang sangat penting untuk diingat bagi seluruh bangsa Indonesia. Pemutaran film ini bermakna untuk mengajak generasi muda mempelajari sejarah pahit yang pernah dialami bangsa ini.

Tampak hadir seluruh kader Pemuda Pancasila menyaksikan pemutaran film tersebut. Pemutaran film yang dilaksanakan MPC Pemuda Pancasila Ketapang ini telah berkoordinasi dengan Kodim 1203 Ketapang.

Sebelumnya Komando Distrik Militer (Kodim) 1203 Ketapang juga telah menggelar Nonton Bareng (Nobar) pemutaran film G-30 S/PKI pada Kamis (21/9) malam di halaman Kodim.

Komandan Kodim 1203, Letkol (Inf) Riko Harianto pada kesempatan tersebut mengatakan, pemutaran film dilaksanakan atas dasar perintah Panglima TNI.

Tujuannya agar generasi muda dapat memahami sejarah kelam bangsa Indonesia pada peristiwa G 30 S PKI tanggal 30 September 1965 lalu seperti yang disampaikan oleh Panglima TNI. TNI akan terus menjaga keutuhan Ideologi bangsa. Pihaknya akan selalu siap menjadi garda terdepan dalam menumpas setiap usaha untuk menggoyangkan ideologi pancasila, baik dari luar maupun dalam negeri.

Selaku anggota TNI Angkatan Darat tegasnya, selalu waspada dan siap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan bangsa dan nilai-nilai Pancasila dari ancaman paham komunis.

Ia menambahkan, saat ini pemutaran film hanya dilakukan khusus internal Makodim beserta keluarga. Namun beberapa hari kedepan, pihaknya akan menggandeng sejumlah pihak.

“Sesuai batas waktu, nobar berakhir pada 30 September. Jadi, pemutaran selanjutnya kita akan menggandeng Pemerintah dan Kepolisian serta masyarakat untuk dapat menggelar kegiatan serupa,” timpalnya.(dra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.