
KETAPANGNEWS.COM – Ship Leader KFC Ketapang, Kasmijan mengatakan pihaknya sudah menerima surat Pemda mengenai hasil uji laboratorium limbah di tempatnya.
“Suratnya sudah kita terima,” kata Kasmijan saat dikonfirmasi wartawan.
Ia menuturkan, mengenai bau tak sedap tersebut, sesuai informasi yang didapatnya kalau General Manager (GM) KFC Ketapang sudah berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ketapang khususnya mengenai saluran drainase ditempatnya yang tidak mengalir.
“Kebetulan GM kami lagi di Pontianak, tapi informasi saya dapat dia sudah datang ke Dinas PU terkait masalah saluran drainase yang tidak berfungsi dan mengakibatkan air tidak jalan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, bau yang tidak sedap bisa saja akibat drainase yang tidak berfungsi, lantaran di lokasi pembuangan di dalam KFC sendiri tidak terdapat bau seperti di drainase depan KFC, apalagi di beberapa KFC yang ada di Pontianak sendiri mengelolah limbah dengan pengolahan yang sama.
“Namun tidak terdapat bau seperti yang ada di Ketapang lantaran di Pontianak drainasenya berfungsi dengan baik,” ucapnya.
Menurutnya, bau tak sedap itu bisa jadi karena drainase tidak berfungsi jadi limbah KFC mengendap apalagi KFC sudah bertahun-tahun beroperasi.
“Berbeda jika drainase jalan pasti tidak akan ada endapan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan berusaha untuk menghilangkan bau tersebut, bahkan sudah berencana untuk menutup drainase tersebut sementara untuk meminimalisir bau yang ada.
“Kalau sudah ditutup nanti mau kita sedot drainase tepat didepan KFC untuk dibersihkan,” katanya.
Ia menambahkan, juga sudah berkoordinasi dengan tukang sedot saluran dan sudah membuat penawaran tinggal menunggu persetujuan dari Pontianak.
“Nanti kalau sudah terealisasi akan kita sedot rutin, mungkin enam bulan sekali agar tidak ada bau lagi,” tutupnya. (dra)