
KETAPANGNEWS.COM – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Ketapang Rustami menjelaskan, pihaknya membutuhkan truk untuk distribusi beras ke lokasi musibah banjir.
“Stok tiga ton beras untuk dapur umum sudah siap,” ungkap Rustami dalam rapat Koordinasi penanganan korban banjir di Pendopo Bupati Senin (4/9).
Ia mengatakan, jika ada Surat Tanggap Darurat, bisa disalurkan sebanyak 26 ton beras, termasuk juga 15 tenda, serta selimut.
“Untuk distribusi ke lokasi dibutuhkan truk, karena sarana transportasi kita terbatas,” ujarnya.
Sementara keterbatasan sarana dan prasarana dilapangan juga dilaporkan Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Gusti Indra Kesuma, mereka sudah meninjau dan mendistribusikan logistik yang ada ke korban banjir. Demikian juga bantuan elemen masyarakat maupun perusahaan yang ada di Ketapang.

Menurutnya, kondisi di lapangan masih ada beberapa lokasi yang terendam, posko di Kecamatan juga sudah terbentuk, termasuk bantuan dari perusahaan terdekat.
“Mereka bahu membahu antara perangkat daerah, desa dan perusahaan mendistribusikan bantuan. Mereka juga sudah mendata jumlah korban yang terkena musibah banjir, namun untuk menentukan jumlah kerugian bukan kewenangan BPBD,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pasca banjir Dinas PU memang perlu turun ke lapangan da yang perlu ditangani, pasca banjir, antara obatan dan medis, stok beras.
“Terkait SK tanggap darurat sudah kami siapkan,” tegas Gusti Indra Kesuma.(dra)