
KETAPANGNEWS.COM—Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang bersama PT BSM NEW Materials Ltd China resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa 14 pelajar asal Ketapang, Selasa (31/10) di rumah dinas Bupati. MoU langsung ditandatangani oleh Bupati Ketapang dan Direktur PT BSM, Mr LU Jiangang.
Dalam penandatanganan tersebut disaksikan sejumlah anggota Forkompinda, termasuk Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus, para kepala Dinas Instansi dan sejumlah undangan lainnya.
Martin Rantan mengatakan, MOU atau kerjasama dengan menyekolahkan 14 orang untuk belajar ke pendidikan lebih tinggi di China merupakan penjelmaan program aksi misi ke empatnya. Yakni peningkatan Sumber Daya Manusia 9SDM) di Kabupaten Ketapang.
Oleh karenanya, diakui dia, dirinya menyambut baik dan bangga serta berterima kasih kepada perusahaan besar swasta dari cina yang mau membantu beasiswa belajar ke negri China.
“Kami atas nama pemerntah kabupaten Ketapang menyambut baik bantuan beasiswa kepada mahasiswa untuk mengenyam pendidikan tinggi di negeri china,” kata Martin Rantan.
Menurutnya, kedekatan hubungan baik Indonesia dengan China sudah sejak lama, yakni jauh sebelum penjajahan datang ke Indonesia. Terlebih dijamannya laksamana cheng Ho. Artinya hubungan perdagangan waktu itu sangat baik.
Sehingga kini jangan ada kekhawatiran lagi untuk membangun kerjasama dibidang pendidikan maupun dibidang perdagangan. Termasuk juga bidang kesehatan akupuntur sekalipun dari Negeri tirai bambu ini.
“Dalam waktu dekat ini kita lebih memperdalam dan mengutamakan bidang pertanian pariwisata dan perikanan peternakan. Kita akan ikutkan lagi tim ekonomi belajar ke sana dengan tekhnologi agak maju dan moderen,” ucap Martin.
Untuk itu, terhadap pemberian beasiswa oleh perusahaan asal china ini, dirinya merasa bertanggung jawab menangani MOU. Sebab kata dia, sifatnya antar negara.
Diungkapkan dia, dengan dibiayainya 14 pelajar dari Ketapang ke Negeri China membuktikan kemajuan Ketapang. terlebih Ketapang saat ini merupkan daerah yang jadi perhatian atas kemajuan dan pembangunannya yang cukup baik.
Dengan demikian harus diimbangi seraya membuka akses imformasi ke masyarakat luas seluas luasnya termasuk program komimfo Ketapang.
“Informasikan ke dunia luar peluang dan investasi secara baik di KabupatenKetapang, termasuk terciptanya keamanan yang baik saat ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, terhadap perusahaan lain diharapkannya juga melakukan hal serupa. Pasalnya, BSM belum memiliki untung dan pabriknya belum jadi, namun mampu memberi beasiswa kepada putra putri Ketapang.
“Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, saya akan panggil perusahaan lain, utamanya perkebunan dan pertambangan untuk peduli memberikan beasiswa kepada anak kurang mampu dan berprestasi ke tingkat pendidikan lebih tinggi meski jumlahnya sedikit, ketimbang tidak mengirimkan beasiswa sama sekali,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Ketapang, Budi Mateus menyambut baik yang dikerjakan pemerintah berupa penandatanganan MOU. Dikatakannya, langkah Bupati patut didukung dengan harapan visi misi Bupati Wakil Bupati terpilih secara tahap pertahap dapat dikerjakan dengan baik.
Dari itu, ia mengajak masyarakat untuk berfikir maju. Diantaranya dengan menyekolahkan anak-anakinya sesuai kemapuan yang dimiliki demi kemajuan Ketapang.(adv/absa/oman)