
KETAPANGNEWS.COM – Mariana Erie Yantie, ibu kandung Yogi menceritakan keseharian Yogi sebelum menjadi mualaf, sejak kecil ketika baru pandai berbicara Yogi kerap menolak ketika hendak dibawa ke kebaktian guna melaksanakan ibadah sesuai keyakinan keluarganya.
Mariana Erie Yantie mengaku ikhlas merestui keinginan anak bungsunya untuk memeluk agama Islam meskipun dirinya dan suaminya Teddy masih beragama non muslim.
“Selama ini cuma satu kali Yogi ikut kebaktian,” tuturnya Jumat (6/10) dikediamnya.
Ia mengungkapkan, setelah itu Yogi tidak mau ikut lagi bahkan Yogi sampai menangis dan keluar ketika dibawa kebaktian. Yogi juga sering minta ditinggal dirumah ketika dirinya dan suaminya pergi ke gereja.
Ia menerangkan, sejak kecil Yogi seolah mengerti ajaran agama Islam, bahkan setiap kali melihat masjid yang merupakan tempat ibadah umat muslim Yogi kecil kerap mengatakan “ala aba” yang artinya adalah Allahuakbar, tak hanya itu ketika ada para tetangga yang notabane merupakan muslim melaksanakan selamatan seperti tahlilan Yogi kecil kerap mengajak dirinya pergi kerumah tetangga tersebut.
“Dia sering mengajak saya kerumah orang yang amin-amin, artinya bagi Yogi orang yang mengadakan selamatan,” ungkapnya.
Mariana yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga ini menuturkan, Yogi ketika mau masuk Sekolah Dasar (SD), saat itu Yogi sering berbicara kepadanya untuk mengikuti orang yang shalat.
“Yogi sering bilang mau ikut orang amin-amin shalat maksudnya, tapi saya jelaskan tidak boleh karena kita berbeda keyakinan, tapi dia tetap bilang mau ikut orang amin-amin,” ucapnya.(dra)