
KETAPANGNEWS.COM – Satu narapidana teroris dari Jakarta di pindahkan ke Lapas Kelas II B Ketapang, Senin (30/10) siang. Pemindahan mendapat pengawalan dari pihak Polres Ketapang dari Bandara Rahadi Oesman Ketapang menuju Lapas Kelas II B.
Di bandara Rahadi Oesman Ketapang terlihat penjagaan dari aparat kepolisian. Sekitar pukul 12.53 pesawat Wings Air yang membawa satu napi teroris tiba di Ketapang untuk kemudian langsung dibawa menggunakan mobil tahanan menuju Lapas Kelas II B Ketapang.
Saat dikonfirimasi awak media Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II B Ketapang, Subakdo membenarkan adanya pemindahan teroris dari Jakarta ke Lapas Kelas II B Ketapang.
“Tadi itu pemindahan satu orang napi teroris dari jakarta ke sini,” katanya Senin (30/10).
Ia mengungkapkan, pihaknya baru menerima informasi pemindahan pada pagi hari, sehingga dirinya belum mengetahui secara detail baik nama maupun kasus satu napi teroris ini lantaran belum membaca dan mempelajari berkasnya.
“Jadi kita dapat infonya tadi, soal pemindahan ini, belum sempat saya baca berkasnya,” jelasnya.
Ia mengatakan, terkait pemindahan satu napi teroris ini pihaknya melakukan penerimaan sesuai prosedur penerimaan napi lainnnya seperti pemeriksaan surat dan lainnya. Dan untuk ruang tahanan napi ini sama seperti napi binaan baru yang masuk di Lapas Kelas II B Ketapang.
“Napi ini akan ditempatkan di ruang khusus sementara selama 6 hari, setelah itu kita lihat situasi apakah digabung dengan napi lain atau sendiri,” ujarnya.
Terkait pengamanan pasca masuknya satu napi teroris, ia mengaku kalau ada atau tidak adanya titipan napi teroris memang pengamanan Lapas dilakukan semaksimal mungkin dengan diback up oleh aparat kepolisian dan pihak terkait lainnya.
“Kenapa dipindah di Ketapang kita juga tidak tahu kenapa kebijakannya seperti itu,” tuturnya.
Sementara Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Rulli Robinson Polli mengaku pihaknya juga tidak mengetahui secara detail terkait pemindahan narapidana, menurutnya pihaknya mendapat informasi adanya pemindahan napi dari Jakarta.
“Informasinya akan dipindah ke Singkawang tapi karena full akhirnya di pindah ke Ketapang,” ucapnya.
Ia mengatakan, dalam pemindahan ini pihaknya juga tidak diberitahu secara khusus ataupun melalui surat resmi, namun hanya mengetahui dari Kapolres yang memerintahkan untuk meminjamkan mobil dan menurunkan anggota.
“Yang jelas untuk napi dalam kasus apa kita tidak mendapat informasinya, cuma infonya ada pemindahan napi dari jakarta,” pungkasnya.(dra)