
KETAPANGNEWS.COM—PT Inti Sawit Lestari (ISL) BGA Group Kecamatan Sungai Melayu Rayak menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap pembangunan infrastruktur Jalan Pelang-Tumbang Titi. Hal demikian dilakukan dalam rangka ikut berpartisifasi terhadap pembangunan daerah.
Staf Corporate Affairs ISL Wilayah 10, Sukiman mengatakan, CSR disalurkan guna membantu dalam pembangunan infrastruktur di Ketapang. Karena poros jalan Pelang – Tumbang Titi saat ini kondisinya memang rusak berat.
“Jadi saat ini peran aktif BGA untuk membantu dalam kelancaran infrastruktur kita melakukan rehabilitasi pembangunan jembatan dan jalan rusak. Terutama di wilayah Kecamatan Sungai Melayu, diantaranya dari Sungai Melayu sampai Desa Pelang,” kata Sukiman, Senin (23/10).

Dijelaskan Sukiman, dalam pembanguan ISL telah mengerahkan alat berat untuk melakukan penimbunan dan pemadatan badan jalan. Sementara jembatan yang sudah diperbaiki ada dua, yakni di Kepulu dan Dusun Simpang Empat Indotani.
“Untuk rehabilitasi pembangunan jalan dan jembatan kini masih progres. Dan Ini juga dilakukan beberapa kali, bahkan lebih tiga kali selama tahun ini untuk perbaikan jalan tersebut. Mudah-mudahan dengan hal ini bisa lancar dan membatu pembangunan daerah Ketapang,” jelas dia.
Sementara volume atau fisik yang dilakukan pembangunan, menurutnya kurang lebih 30 KM, terutama dibagian kondisi yang rusaknya parah.
Terhadap peningkatan selanjutnya, menurut dia kedepan akan dibangun oleh Pemerintah. Namun dalam kondisi saat ini dari pihak perusahaan harus memberikan kontribusi sampai masa pembangunan pemerintah.
Kemudian, selain akses jalan Pelang – Tumbang Titi juga dilakukan pembangunan Desa binaan wilayah PT ISL, khusunya trans dan masyarakat lokal sekitar. Contohnya seperti pembangunan Desa Sungai Melayu sendiri kurang lebih tujuh KM.
“Itu kita lakukan sebagai pengembangan tata ruang desa Sungai Melayu. Bahkan pembangunannya juga sudah selesai. Selanjutnya pembangunan di Desa lain juga sedang berjalan, seperti di Desa laman baru,” ucapnya.(absa).