
KETAPANGNEWS.COM – Relokasi Bandara Rahadi Oesman Ketapang, dari desa Kalinilam ke Desa Pelang dan Sungai Melayu Rayak mengalami progres dengan mendapatkan rekomendasi dari Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar). Sehingga dalam waktu dekat, Pemkab akan melakukan ekspose ke Gubernur dan Kementrian Perhubungan serta Presiden Jokowi.
Hal tersebut di tegaskan Bupati Ketapang, Martin Rantan SH saat dikonfirmasi usai rapat paripurna di gedung DPRD Ketapang Senin (9/10) siang.
Bupati mengungkapkan, relokasi Bandara Rahadi Oesman merupakan proyek strategis nasioanal. Terlebih Relokasi tersebut juga sudah mendapat persetujuan dan rekomendasi dari Gubernur Kalbar. Karena antara Pelang dan Sungai Melayu Rayak merupakan kawasan strategis.
“Dalam waktu dekat ini akan melakukan ekspose ke Gubernur,” ungkap Bupati.
Setelah ekspose ke Gubernur Kalbar, selanjutnya akan melakukan ekspose ke Kementrian Perhubungan di Pusat.
“Nanti pak Gubernur dan saya beserta tim dari Pemkab Ketapang juga akan melakukan pertemuan dengan presiden Jokowi terkait ekspose relokasi bandara ini yang bertaraf Internasional ini,” ujarnya.
Sementara terkait jalan yang masih berstatus jalan propinsi atau kabupaten dengan sendiri akan berubah menjadi jalan nasional atau jalan Negara.(dra)