
KETAPANGNEWS.COM—Wacana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang merelokasi Bandara Rahadi Oesman di Desa Kalinilam Kecamatan Delta Pawan, ke Desa Sungai Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) segera terwujud. Pasalnya, relokasi tersebut mendapat dukungan dari Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) melalui rekomendasinya.
Selain dukungan bersipat prinsif dari Pemerintah Provinsi Kalbar, masyarakat Desa Sungai Pelang juga mendukung dan menyambut baik. Terlebih lagi bandara yang dibangun bertaraf Internasional.
“Pemerintah Desa Sungai Pelang dan masyarakat sangat menyambut baik dan sangat mendukung dibangunnya bandara bertaraf Internasional ini. Ditambah lagi pak Gubernur juga sudah mendukung. Sehingga menjadi penantian juga oleh masyarakat,” kata Kepala Desa Sungai Pelang, Suandi, Selasa (3/10).
Sejauh ini, dikatakan Suandi, selaku pemerintah desa sudah beberapa kali ke lokasi yang akan dibangun bandara bersama Pemkab. Bahkan sampai saat ini tim konsultan juga sudah masuk kedalam guna mengecek kondisi lapangan. Tujuannya untuk mengetahui layak atau tidaknya dijadikan bandara.
Menurutnya, dari hasil tim yang diturunkan memang sangat layak sekali. Karena kondisi tanah yang akan dibangun, dibagian bawahnya cadas, kemudian pasir dan tidak ada gambut. Serta tanahnya sangat padat sekali. Ditambah lagi tiupan angin sangat cocok serta jauh dari pemukiman warga.
“Jadi kalau kami ikuti dari beberapa kali diajak tim ke lokasi. Di lokasi yang akan dibangun sangat layak sekali,” ucap dia.
Selain itu, diungkapkan dia, jika bandara tersebut terealisasi maka akan berdampak positif bagi mayarakat, terutama pada sisi perekonomian. Belum lagi, Pemerintah juga akan melebarkan jalan dan statusnya juga akan menjadi jalan nasional.(absa).