Tertibkan Pasar, Dua Personil Polisi Luka Ringan

Pasar Ditertibkan
Aparat keamanan saat mengawal Excavator dari serangan pedagang, Sabtu (21/10) pagi.

KETAPANGNEWS.COM—Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang melakukan pembongkaran paksa terhadap pasar Haji Bujang Hamdi, di Jalan KH Mansyur, Delta Pawan, Sabtu (21/10) pagi.

Kurang lebih 400 personil dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Polri dan Tentara Nasional TNI dikerahkan dalam operasi tersebut. 120 diantaranya dari Polres Ketapang.

“Untuk personil polri kita kerahkan 120 orang. Kemudian ditambah dari Kodim, Kompi dan Satpol PP. Jadi saat eksekusi tadi, jumlah personil sekitar 400 orang,” kata Kapolres Ketapang, AKBP Sunario kepada awak media di lokasi pasar, Sabtu (21/10).

Kapolres mengungkapkan, sebelum dilakukan eksekusi, pihaknya dari Polres telah mengikuti beberapa kali rapat bersama pihak terkait lainnya soal penertiban pasar. Sehingga saat penertiban telah dilakukan antisipasi. Diantaranya dengan menyiapkan beberapa peralatan seperti water canon, damkar hingga ambulance.

Mengenai tembakan tiga kali ke udara oleh Kepolisian, menurutnya untuk meredam para pedagang yang sudah mulai anarkis. Tujuannya untuk menghentikan tindakan lemparan batu yang dinilainya dapat merugikan aparat maupun pedagang sendiri.

“Tembakan kita lepaskan untuk memperingati agar masyarakat tidak lagi melempari petugas. Serta menghindari adanya korban jiwa,” jelas Sunario.

Sementara untuk korban, dari kepolisian ada dua anggota terkena lemparan batu. Kemudian anggota satpol PP. Namun untuk pasti semua jumlah total pihaknya masih melakukan koordinasi dan pendataan.

Pasca dibongkarnya pasar tersebut, Ia berharap kepada masyarakat khususnya pedagang untuk kembali kepada ketentuan dan aturan. Dimana saat ini Pemerintah juga telah menyediakan lapak di pasar Rangge Sentap untuk berjualan.

“Kita juga minta masyarakat untuk tidak mudah terpancing provokasi. Sehingga akhirnya hanya merugikan dan membuat situasi keamanan menjadi tidak baik. Karena masyarakat sendiri yang dirugikan,” Imbaunya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.