
KETAPANGNEWS.COM – Membangun kebiasaan perilaku yang sehat di lingkungan sekolah dan mendorong mewujudkan sekolah yang sehat, Kabupaten Ketapang mengikuti lomba sekolah sehat tingkat provinsi Kalimantan Barat tahun 2017.
Ada pun sekolah yang mengikuti Lomba Sekolah Sehat Tingkat Propinsi Kalimantan Barat di kabupaten ketapang adalah, TK Rahadi Oesman, Kecamatan Matan Hilir selatan, SDN 04 Benua Kayong, SMPN 01 Tumbang Titi dan SMA Santo Petrus Kota Ketapang.
Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Kalimantan Barat melakukan penilaian di kabupaten Ketapang selama dua hari. Mulai dari penilaian SMPN 01 Tumbang Titi pada hari Selasa, 17 Oktober 2017. Kemudian berlanjut pada hari Rabu 18 Oktober 2017 menilai TK Rahadi Oesman di Kecamatan Matan Hilir Selatan, SDN 04 Benua Kayong, dan SMA Santo Petrus Kabupaten Ketapang. Penilaian yang dilakukan Tim Penilaian Sekolah sehat melibatkan unsur Pemerintah Dalam Negeri yang diwakili dari Kantor Gubernur Kalimantan barat, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Agama dan TP PKK.
Kedatangan tim penilaian lomba sekolah sehat disambut pihak sekolah yang dnilai dengan antusias. Seperti yang terlihat di SDN 04 Kecamatan Benua Kayong, tim penilai yang datang didampingi dengan unsur SKPD dari kabupaten Ketapang disambut dengan tarian anak-anak sekolah dasar, kemudian ramah tamah dengan pihak sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga mengundang unsur pemerintahan yang ada Kecamatan Benua Kayong, pihak kecamatan, Polsek, Danramil, tokoh agama maupun PKK Benua Kayong. Ramah tamah secara singkat di SDN 04 Benua Kayong.
Pihak sekolah memaparkan gambaran umum sekolah mereka secara singkat yang dilanjutkan dengan penjelasan Koordinator Tim Penilaian Lomba Sekolah sehat Tingkat Propinsi Kalimantan Barat, E.Simanjuntak.
Ia mengucapkan terima kasih atas sambutan pihak sekolah. Dalam penilaian lomba sekolah sehat ia mengharapkan tim penilaian melakukan penilaian apa adanya sebagaimana kondisi di lapangan.
Dengan dilaksanakannya lomba sekolah sehat , E.Simanjuntak mengharapkan agar kualitas pendidikan, khususnya program kesehatan.di sekolah terus ditingkatkan. Melalui kegiatan lomba sekolah sehat maka dapat dilihat sejauh mana keberhasilan yang dicapai dalam program UKS di setiap sekolah.
“Walaupun ini ajang kompetisi tingkat sekolah, saya mengimbau agar terus membina dan meningkatkan kualitas pengelolaan UKS, jangan hanya saat perlombaan saja,” ujar Simanjuntak.
Serelah ramah tamah, tim penilai langsung melakukan penilaian instrumen-instrumen dalam penilaian lomba sekolah sehat. Setelah melakukan penilaian di SDN 04 benua kayong, kemudian dilanjutkan dengan penilaian di SMA Santo Petrus Kabupaten Ketapang.
Penyambutan dari pihak sekolah juga dilakukan di tempat ini, termasuk juga.menyumpit balon sebelum memasuki gedung SMA Santo Yosef.
Setelah melakukan penilaian di SMA ini, tim Penilai Lomba Sehat Tingkat propinsi Kalimantan barat melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kayong Utara, untuk melakukan penilaian di Kabupaten pemekaran dari Ketapang
ini.
Ada pun aspek penilaian yang dilakukan penilaian diantaranya, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang kelas, ruang tempat ibadah, perpustakaan, ruang UKS, sanitasi sekolah, kamar mandi, WC dan tempat cuci tangan, lingkungan sekolah sehat termasuk tanaman obat-obatan dan lain-lain.(adv/dra)