Asyik Karoke di THM, Warga Balik Papan Tewas

IMG-20171201-WA0013
Korban saat di TKP Kamis (30/11) malam.

KETAPANGNEWS.COM – Diduga menengak minuman keras (Miras) berlebihan, seorang pengunjung Yudiono (43) warga Balik Papan tewas di lokalisasi (kolam) tepatnya di Kafe Maria, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan, Ketapang Kamis (30/11) malam.

Sebelum tewas, korban dikabarkan sempat berkaroke bersama keempat orang temanya dan terlihat sehat. Namun korban tiba-tiba saja terjatuh tak sadarkan diri dan berujung maut.

Salah seorang saksi mata sekaligus pemilik kafe, Maria mengatakan, korban bersama empat orang temannya datang sekitar pukul 15:30 WIB. Saat datang, korban langsung memesan minuman jenis bir sebanyak tujuh botol.

Kemudian, sambung Maria, pada pukul 19:30 WIB si korban tiba-tiba jatuh saat sedang karoeke. Hingga akhirnya meninggal dunia.

Sementara itu, anggota Polres Ketapang yang tiba dilokasi kejadian langsung memeriksa lokasi. Serta meminta data dari beberapa orang saksi dan mengamankan Barang Bukti (BB) berupa Miras dan barang milik korban.

“Kemungkinan korban ini sakit atau kelelahan, karena baru tiba di Ketapang langsung mengkonsumsi bir‎,” kata Kabag Ops Polres Ketapang, Kompol Alfan yang datang kelokasi kejadian malam itu.

Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah yang diketahui seorang ABK Kapal TB King Borneo itu, kemudian dibawa ke Rumah Sakti Umum Daerah (RSUD) Agoes Djam Ketapang untuk diotopsi. Agar diketahui penyebab kematianya seraya menghubungi ‎pihak keluarganya.

Alfan menjelaskan, ‎saat diperiksa pada bagian tubuh korban, tim identifikasi Polres Ketapang tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan fisik ditubuhnya.

“Namun yang jelas pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi dari Rumah Sakit terkait penyebab pasti korban tewas,” terang Alfan.

“Jadi hingga kini polisi masih menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit dan meminta keterangan dari beberapa saksi serta pemilik kafe,” tutupnya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.