
KETAPANGNEWS.COM—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Rahadi Osman Ketapang mencatat, saat ini di Kabupaten Ketapang sedang terjadi tingginya curah hujan disertai angin kencang.
Cuaca tidak menentu tersebut menyebabkan aktivitas menjadi terganggu. Salah satunya penerbangan yang sempat delay beberapa jam.
Prakirawan BMKG Ketapang, Rindita Charolydya mengatakan, cuaca tidak menentu karena adanya badai Typoon Yada di wilayah sebelah barat filiphina. Sehingga menyebabkan adanya garis angin dengan penumpukan awan membentuk vertikal.
“Oleh kerenanya, menyebabkan adanya awan Colonimbus dan terjadi hujan lebat pada Minggu kemarin di Ketapang,” kata Rindita, Rabu (27/12).
Lanjutnya, berdasarkan prediksi BMKG masih akan terjadi hujan. Hanya saja curah hujan yang hanya 0,2 mili ini terjadi di Kecamatan Kendawangan, lantaran tidak adanya badai typoon.
Terhadap terjadinya hujan disertai angin yang terjadi beberapa hari lalu, menurutnya berdampak pada aktivitas lainnya, seperti penerbangan sempat terganggu. Terlebih hujan lebat tersebut disertai petir dan angin kencang.
Namun demikian, ia menghimbau agar penumpang yang menggunakan jasa penerbangan untuk tidak khawatir dan tidak merasa terganggu dengna adanya delay. Sebab penerbangan sendiri memerlukan Visibility stabil guna keselamatan selama penerbangan.
“Bagi para penumpang yang menggunakan jasa penerbangan agar tidak panik dan terganggu saat delay. Sebab hal itu dikarenakan oleh cuaca yang agak buruk saat ini,” tutupnya.(absa)