Prihatin Kondisi Drainase Dalam Kota Ketapang

IMG-20171215-WA0004
Tampak kabag Humas Drs Nugroho Widyo Sistanto, M.Si melihat langsung kondisi drainase Kota Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM – Wakil Bupati Ketapang, Suprapto meninjau serta turut membantu berbagai pihak yang sedang berupaya memperbaiki saluran drainase di beberapa titik di Jalan MT  Haryono, Kecamatan Delta Pawan yang diduga tersumbat sehingga menimbulkan genangan air yang menganggu aktivitas berkendara dijalan tersebut.

Dari pantauan, terlihat Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait, seperti Kabag Humas Drs Nugroho Widyo Sistanto, M.Si dibantu Damkar Satpol PP dan Damkar swasta serta beberapa pemilik tempat usaha yang berada di lokasi genangan air berjibaku bersama membersihkan drainase yang diduga tersebut. Bahkan Wabup langsung turun tangan membantu mengali sampah dari dalam selokan drainase.

Wabup Ketapang, Suprapto mengatakan kegiatan pembersihan saluran tidak hanya oleh Pemerintah melainkan bantuan dari masyarakat dan ini patut diapresiasi.

“Kita salut sama kepedulian masyarakat dan kita ucapkan terimakasih kepada masyarakat seperti pemadam kebakaran swasta yang turun membantu membersihkan saluran ini,” ungkapnya, Jum’at (15/12).

Ia melanjutkan, drainase tersumbat diduga akibat adanya pendangkalan pasir dan lumpur, ditambah lagi kontruksi drainase yang terbuat dari beton semen yang tebal sehingga lumpur menumpuk dan susah dibersihkan.

“Nanti kita akan liat konek pembuangannya, tapi kita cari dulu dimana terjadi penyumbatan karena kita lihat ada endapan lumpur dan pasir. Untuk kontruksinya harus diubah, seperti gunakan besi sehingga kalau terjadi penyumbatan tidak susah dibersihkan, kalau ini mau tak mau dibongkar semua,” akunya.

Ia menambahkan, kedepan tentu akan dievaluasi mengenai drainase ini apalagi, untuk itu ia mengaku sudah meminta dinas teknis terkait untuk turun kelapangan melihat langsung sehingga nantinya bisa menganggarkan perbaikan drainase ini.

“Untuk genangan bukan tidak mungkin hanya karena hujan bisa saja karena pipa pdam bocor makanya pdam juga kita minta turun kelapangan,” akunya.

Ia mengaku, persoalan drainase khususnya di Jalan MT Haryono dan Di Panjaitan memang harus menjadi prioritas mengingat letak keduanya berada ditengah kota Ketapang.

“Memang sangat memprihantinkan sekali kondisi ini terjadi di kota, hujan setengah hari genangan luar biasa apalagi kalau hujan berhari-hari, saya minta dinas teknis turun melihat kondisi kemudian dianggarkan karena orang luar melihat pertama kali kota dulu kalau kota bersih mereka bisa menyimpulkan yang bagus-bagus,” akunya.

Sementara itu, Ketua Badan Pemadam Kebakaran Yayasan Dharman Bakti Ketapang, Candra Tan mengatakan pihaknya sudah 4 hari turun membantu membersihkan drainase yang tersumbat di Jalan MT Haryono, pihaknya tidak sendiri tapi dibantu masyarakat sekitar drainase begitu dari Pemda Ketapang.

“Ini inisiatif kita dan masyarakat sekitar karena melihat drainase tersumbat, jadi kita kerja gabungan masyarakat dan juga dari Pemda,” akunya.

Menurutnya, selama 4 hari turun, memang diketahui drainase sudah sangat lama tidak dibersihkan sehingga membuat endapan lumpur dan menjadi tersumbat bahkan endapatan juag sudah sampai kebagian kutubnya.

“Sudah tiga hari dikeruk bahkan sudah belasan mobil mengangkut kerukakannya belum juga bersih,” tuturnya.

Ia berharap, kedepan adanya perawatan secara berkala terhadap saluran drainase agar tidak terjadi endapan dan tersumbat seperti ini lagi.

“Untuk pembuatan drainasenya kami pikir sudah baik, tinggal dilakukan perawatan berkalalah,” harapnya. (dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.