Ratusan Kubik Kayu Barang Bukti Ilegal Loging Tiba Dipolres Ketapang

IMG-20171201-WA0015
Ratusan kubik kayu barang bukti ilegal loging tiba di Polres Ketapang Jumat (1/12).

KETAPANGNEWS.COM – Sedikitnya 220 kubik kayu berbagai jenis yang merupakan barang bukti Ilegal Loging yang berhasil disita Polres Ketapang di aliran sungai Kecamatan Hulu Sungai telah tiba dan di amankan di halaman belakang Mapolres Ketapang, Jum’at (1/12).

Penggeseran ratusan kubik kayu masih terus berlanjut lantaran masih ada 400 kubik kayu masih dalam perjalan menggunakan rakit menuju Kota Ketapang.

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario mengatakan, pemindahan barang bukti hasil operasi Ilegal Loging yang dilakukan pihaknya di Kecamatan Hulu Sungai masih berlangsung, saat ini baru sebagian barang bukti yang sudah tiba dan langsung digeser ke halaman belakang Polres Ketapang.

“Barang bukti kayu dibawa menggunakan rakit sudah tiga hari baru sampai sebagian sekitar 220 kubik kayu baik jenis bengkirai, meranti dan belian dan sudah kita geser ke Polres Ketapang,” jelasnya Jum’at (1/12).

IMG-20171129-WA0019
Anggota Polres Ketapang mengawal BB kayu ilegal loging yang akan digeser ke Polres Ketapang.

Kapolres menuturkan, saat ini masih ada sekitar 400 kubik kayu barang bukti Ilegal Loging yang saat ini masih dalam perjalanan pergeseran menuju kota Ketapang. Yang mana dalam satu kubik kayu bervariasi jumlahnya sesuai dengan ukuran.

“Satu kubik ada 6 batang kayu tapi ukurannya besar-besar ada 20×20, 30×30. Sementara laporan anggota dilapangan saat masih 400 kubik kayu yang dirakit dan akan digeser kesini,” ujarnya.

Ia menerangkan, pemindahan kayu barang bukti ini memang sengaja dilakukan, agar mudah diawasi dan dilakukan pengamanan. Namun diakuinya kalau ada oknum masyarakat yang mengancam anggota yang hendak menggeser barang bukti ke kota Ketapang.

“Memang ada yang mendatangi dan mengancam, tapi bisa anggota tenangkan dan beri penjelasan, kemudian kita beri pemahaman juga kepada para temenggung adat dan sekarang mereka mendukung kita melakukan penindakan,” jelasnya. (dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.