Warga Temukan Mayat Dalam “Parit”

Mayat
Anggota Polsek MHS ketika mengecek mayat yang masih berada didalam parit.

KETAPANGNEWS.COM—Warga Ketapang digegerkan dengan penemuan mayat di Desa Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) KM 14, Minggu (21/1) dini hari. Mayat tersebut ditemukan warga tepat didalam parit sekitar pukul 01.45 Wib .

Kapolsek MHS, AKP Yafet Efraim Patabang mengatakan, mayat yang ditemukan dalam keadaan meninggal diduga mengalami laka tunggal. Lantaran kata dia, hasil visum et repertum dan hasil rontgen tidak ditemukan luka, baik luka lebam maupun luka gores.

“Diduga korban atas nama Sadikin (25) itu meninggal akibat kecelakaan tunggal. Sebab di fisik korban tidak terdapat bekas kekerasan atau tanda lainnya,” kata Yafet Efraim Patabang, Senin (22/1).

Adapun kronologinya, dijelaskan dia, semula korban dari Ketapang hendak pulang menuju arah kendawangan sekitar pukul 01.00 menggunakan sepeda motor jenis Byson warna merah dengan nopol KB 5962 SI.

Kemudian, diwaktu yang sama, ada rombongan lain, yakni Rudiyatnur, Yogi Syaputra, Legar, Irfan Kholiq, Setiaji Wahyu Pangestu dan Heri Kapriansyah juga menju Desa Sungai Pelang. Namun rombongan itu juga tak mengenali korban.

“Saat mereka pulang secara rombongan menuju Desa Pelang, mereka menemukan motor jenis Byson itu tumbang di tengah jalan. Melihat hal tersebut, mereka yang juga sebagai saksi kemudian berhenti dan meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya.

“Setelah melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian, ditemukan seorang laki-laki terbaring didalam parit ber air sebelah kiri jalan raya. Kondisinya sudah tidak bernyawa dan memakai helm berwarna putih,” timpalnya.

Setelah mayat ditemukan, kemudian saksi menghubungi pihak kepolisian. Dalam hal ini pihaknya langsung turun ke tempat kejadian perkara dan berkoordinasi dengan Polres Ketapang.

“Langkah yang kita ambil saat itu yakni, mendatangin dan olah TKP, mengamankan korban dan barang bukti, membuat visum dan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.

“Ketika di TKP, kita menemukan barang milik korban, yaitu satu buah HP merk oppo warna putih dan satu buah Hp merk Nokia senter. Kondisi kedua hp tersebut dalam keadaan mati diduga terendam air,” tutupnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.