Ria Norsan: Golkar Harus Maksimal Jalankan Agenda Partai

“Kader Golkar Wajib Dukung Kadernya”

Pelantikan DPD Golkar Ketapang
Ketua DPD Golkar Kalbar, H Ria Norsana (tengah) ketika melantik kepengurusan DPD Golkar Ketapang, Kamis (8/2) di halaman Tanjungpura.

KETAPANGNEWS.COM—Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Barat (Kalbar), H Ria Norsan resmi melantik DPD Golkar Kabupaten Ketapang, Kamis (8/2) di halaman tanjungpura, Kecamatan Delta Pawan.

Secara simbolis, pelantikan ditandai dengan penyerahan panji Golkar kepada Ketua DPD Golkar Ketapang, Martin Rantan SH yang juga sebagai orang nomor satu di Ketapang.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada DPD Golkar Ketapang yang barusan dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah partai dengan baik,” kata Ria Norsan diawal sambutannya, Kamis (8/2).

Norsan mengungkapkan, setelah Pelantikan ini, Golkar harus bersiap untuk melaksanakan agenda partai yang sudah terjadwal, baik Pilkada, Legislatif  maupun pemilihan presiden 2019 mendatang.

Menurutnya, agenda tersebut harus dilaksanakan dengan maksimal. Misalnya, sebut Norsan, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar dalam waktu dekat. Terlebih Golkar sendiri mengusung kadernya mendampingi Bapak H Sutarmidji SH M Hum.

“Diharapakan Golkar Ketapang khususnya, dan Golkar Kalbar umumnya untuk bekerja maksimal guna memenangkan pasangan Midji-Norsan. Kalau semua sanggup, maka apa yang kita inginkan akan tercapai dengan baik,” kata Bupati Kabupaten Mempawah ini.

Penyambutan
Rombongan Ketua DPD Golkar Provinsi Kalbar, H Ria Norsan beserta rombongan disambut tarian adat Ketapang, Kamis (8/2).

Dijelaskan dia, kunci kemenangan dalam pertandingan, seperti Pilkada 2018 adalah dengan terus menerus berkonsolidasi dari atas sampai kebawah.

“Jika semuanya dilakukan secara maksimal, maka yakinlah Golkar akan jadi partai pemenag. Dan semua yang diinginkan akan terwujud. Oleh karenanya, kader Golkar wajib memilih calon dari Golkar,” ucapnya.

Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh kader Golkar agar dalam berorganisasi selalu menjaga kebersamaan antara satu dengan yang lain. Sehingga jika ada masalah segeralah selesaikan dengan cepat secara musyawarah mufakat.

Disamping kebersamaan, Calon Wakil Gubernur Kalbar ini juga mengajak kadernya meredam dan menjaga isu negatif yang berkembang di Golkar. Serta ikut menetralisir isu-isu negatif menjelang Pilkada.

“Mari kita redam semua isu negatif yang dapat merusak persatuan dan kesatuan menjelang Pilkada 2018 ini. Karena dalam Pilkada adalah memilih pemimpin, bukan memilih kepala suku,” pungkasnya.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.