
KETAPANGNEWS.COM – Rektor Universitas Muhamdiyah Pontianak, DR Helman Fachri SE MM berterima kasih dengan Pemkab Ketapang. Lantaran terus menjalin kerjasama yang sudah cukup lama sejak Ketapang dipimpin oleh H Morkes Effendi.
“Terkait menangani stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah semata. Tetapi, merupakan tugas pihak perguruan tinggi, dalam memberdayakan mahasiswa membantu masyarakat,” katanya saat berada di Ketapang kemarin.
Melalui kegiatan PKM, maupun beberapa mata kuliah praktikum, pihak universitas Muhanmadiyah Pontianak akan menurunkan mahasiswa ke lapangan, baik di Kabupaten Ketapang maupun Kubu Raya.
“Untuk Kabupaten Ketapang, rencananya.mahasiswa praktikum sebanyak 108 orang, ini merupakan yang terbesar,” jelasnya.
Menurutnya, terkait dengan stunting erat kaitannya dengan IPM (indeks Pembangunan Manusia). Karena itu, mahasiswa harus memahami data, dan faktor penyebabnya. Dengan turun langsung ke lapangan akan difahami secara jelas, bagaimana solusi dan langkah dalam mengatasinya.
Kemudian Rektor Universitas Muhamadiyah Pontianak melanjutkan agar dalam praktikum para mahasiswa yang melakukan praktik menangani kasus stunting agar didukung semua elemen, khususnya dari Pemkab
Ketapang. Sesuai agenda Universitas Muhamadiyah Pontianak akan menurunkan mahasiswa praktikum pada tanggal 3 Maret 2018, dan tiba di Ketapang pada tanggal 4 Maret 2018.
“Kita berharap tanggal 5 Maret 2018, pemerintah daerah bisa melepas para mahasiswa untuk melakukan praktikum di masyarakat,” harapnya.(dra)