
KETAPANGNEWS.COM– Bupati Martin Rantan SH mengharapkan usulan warga desa dalam musrenbang adalah sesuatu yang kondisinya mendesak boleh atau sesuatu yang sifatnya inovasi atau pembaharuan semisal membuka isolasi daerah karena tidak terkaper dengan dana desa karena nilainya besar.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberikan pengarahan pada Musrenbang yang berlangsung di Aur Kuning yang dihadiri SKPD, Camat, Danramil, para Kepala Desa Se Kecamatan Laur. Senin ( 12/2).
Selain itu usulan dimaksudkan Bupati seperti ada bangunan pemerintah Kabupaten yang tidak selesai maka wajib mengusulkannya.
“Usulan dalam hal-hal untuk pelayanan publik dalam kreteria prioritas urgent dan mendesak,“ terang Bupati.
Setelah itu ada lagi usulan dalam musrenbang ini apa yang tidak terkaper oleh dana desa oleh CSR ditingkat desa dan kecamatan yang membutuhkan biaya besar bisa diusulkan melalui musrenbang.
Diingatkan Bupati lagi bila ada usulan hanya sebesar Rp. 50 juta sampai Rp 100 juta itu sudah dipastikan tidak diakomodir dalam musrenbang, kare bisa dipergunakan dana desa.
Sementara informasi pembangunan yang disampaikan Bupati di tahun 2018 ini ada beberapa kegiatan pembangunan yang sedang dilaksakana seperti jalan dari kepari terus ke sepotong sampai selesai.
“ Untuk perhuluan kita gunakan dana alokasi khusus sementara untuk perkotaan kita gunakan dana di perubahan anggaran seperti tahun lalu kita mendapatkan anggaran dari APBN sebesar Rp. 15 milyar yang dipergunakan untuk pelebaran jalan jalan dalam kota, “ terang Bupati.
Karena dijelaskannya untuk di tahun 2018 ini dana akan di gunakan untuk membangun akses jalan jalan daerah yang menuju akses yang sulit sementara untuk di APBD perubahan digunakan untukpebangunan dalam kota.
Menurut Bupati di kecamatan Sei laur ini masih ada akses ke daerah yang sulit seperti dari Selangkkut sampai ke Mungguk Meranang dan seterusnya, kedepan akan dicoba menembuskan jalan ini sampai kehulu dan Sekadau, karena Bupati mendapatkan laporan dari perbatasan dengan sekadau ini banyak potensi yang dirambah orang.
“Ketika jalan jalan tikus perbatasan Kabuten sebelah bisa kita tembuskan pengawasan lebih mudah dilakukan oleh kades camat dan jajarannya, “ terang Bupati.
Pembangunan membuka daerah terisolir terus akan dilakukan masa kepemimpinan Bupati Martin Rantan SH, namun sifatnya bukan hanya fisik semata, tetapi diharpkan Bupati usulan dalam musrenbang termasuk kekurangan tenaga medis di puskesdes, puskesmas, mapun tenaga guru di SD,dan SMP, yang masih kurang.
Selain itu Bupati Martin Rantan SH menekankan kepada seluruh Kepala Desa di Kabupaten Ketapang, agar selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kantor Desa masing masing
“ Jangan ada desa kantornya tutup terus karena kantor desa sebagai pusat pengendalian pemerintahan desa,” kata Bupati.
Dia berharap walaupun Kepala desa melakukan pelayanan dirumah, tetapi perangkat desa seperti sekretaris desa beserta kaur kaurnya tetap memberikan pelayanan di Kantor desa masing masing.(adv/dra).