Cawagub Ria Norsan: Jika Diberi Amanah Akan Berlaku Adil

Midji- Norsan Diberi Pakaian dan Tekuluk

Pemasangan Tempuluk
Temenggung Adat Dayak Kecamatan Singkup saat mendoakan Midji dan Norsan usai memasang tekuluk adat dayak, Rabu (21/3).

KETAPANGNEWS.COM, Air Upas – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 3, H Sutamidji – H Ria Norsan terus melakukan safari kampanye dialogis di Kecamatan Penghuluan Kabupaten Ketapang.

Satu diantara Kecamatan yang jadi titik kampanye adalah Kecamatan Air Upas. Dalam kampanye tersebut dipusatkan di Rumah Adat Dayak Sari Agung Kompai Beranyut, Desa Air Upas Kecamatan Air Upas, Rabu (21/3) sore.

Kampanye kali ini agak berbeda, pasalnya selain disambut dengan tarian Adat Dayak, Midji – Norsan juga diberikan pakaian dan tekuluk oleh temenggung adat dayak Kecamatan Singkup.

Berdasarkan kepercayaan suku dayak, pemberian pakaian dan tekuluk itu merupakan tanda bahwa Midji-Norsan telah diterima di masyarakat adat dayak.

“Diberikannya pakaian dan tekuluk kepada bapak Sutarmidji dan Ria Norsan menandakan bahwa kehadirannya diterima masyarakat adat dayak,” kata Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Singkup, Sudirman S Pd K saat memberi sambutan.

Diakui Sudirman, semula pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor tiga akan diberikan gelar adat. Dikarenakan waktu sudah terlalu mepet, maka diganti dengan pemberian pakain dan tekuluk.

Kendati demikian, ia berjanji akan memberikan gelar adat tersebut saat Midji-Norsan terpilih memimpin Kalbar. Karenanya ia mengajak seluruh Masyarakat Air Upas untuk mendukung dan memilih pasangan nomor urut tiga.

“Tapi kita akan berikan gelar adat dayak itu ketika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar,” tegasnya.

“Kita harap kedatangan pak Midji dan pak Norsan tidak hanya sekali ini saja ke Air Upas. Tetapi ketika terpilih bisa menginjakkan kaki kembali ke Kecamatan ini,” harapnya.

Sementara, Calon Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan memastikan jika diberi amanah memimpin Kalbar akan berlaku adil pada seluruh golongan, suku dan agama yang ada tanpa membeda-bedakan.

“Kita semua adalah sama-sama masyarakat Kalimantan Barat. Semuanya akan diperlakukan sama tanpa perbedaan,” terang Norsan.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.