GAPKI Siap Bersinergi Untuk Pembangunan

GAPKI
Pertemuan GAPKI bersama Pemda Ketapang, Senin (26/3) di Aula Pendopo Bupati Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM—Gabungan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kabupaten Ketapang menyelenggarakan pertemuan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Ketapang, Senin (26/3) di Aula Rumah Dinas Bupati.

Kegiatan yang digelar pertama kali oleh GAPKI tersebut bertujuan untuk memperkenalkan GAPKI kepada Pemda Ketapang. Sehingga dapat bersinergi dalam pembangunan.

Koordinator GAPKI Wilayah Ketapang dan KKU, Riduan SP mengatakan, kehadiran GAPKI membawa visi mewujudkan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan sebagai sumber kesejahteraan.

“Karenanya pertemuan hari ini untuk memperkenalkan GAPKI ke Pemda. Sekaligus menyampaikan apa yang menjadi visi dan misi GAPKI,” kata Riduan, Selasa (27/3).

Dari visi tersebut, dijelaskan Riduan terdapat empat misi. Pertama mensinergikan pemangku kepentingan industri nasional. Kedua, mitra pemerintah dalam memutuskan kebijakan yang kondusif bagi industri kelapa sawit berkelanjutan.

Ketiga, mendorong anggota GAPKI untuk mengelola sawit berkelanjuta. Dan yang keempat, memperkuat daya saing di pasar gelobal.

“Dari visi dan misi tersebut, diharapkan antara pemerintah dan perusahaan perkebunan sawit bersinergi dalam pembangunan, khususnya pembangunan di Ketapang,” ujarnya.

Sementara Bupati Ketapang,Martin Rantan mengapresiasi pertemuan tersebut. Bahkan dia berharap keberadaan GAPKI dapat membantu pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam menentukan kebijakan di sektor perkebunan kelapa sawit.

“GAPKI harus menjadi sandaran bagi para pelaku usaha perkebunan sawit yang berinvestasi di Ketapang dalam memecahkan ganjalan industri yang sering muncul,” ungak Martin Rantan dalam sambutannya.

Terhadap keberadaan investasi perkebunan kelapa sawit di Ketapang, menurutnya cukup membantu. Terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal dan penyaluran program Corporate Sosial Responsibility (CSR) perusahaan.

“Adanya investassi perkebunan sawit di Ketapang tentu cukup membantu, misalnya melalui program CSR. Terlebih saat ini ada tiga perusahaan yang menyalurkan CSR nya untuk membatu pembangunan jalan Pelang – Batu Tajam,” katanya.(absa).

Leave a Reply

Your email address will not be published.