Kantor Devisi PT PTS Kecamatan Sungai Laur Disegel Warga

Kantor PT PTS Disegel
Warga Bayun Sari ketika melakukan penyegelan kantor devisi dua dan tiga PT PTS kemarin.

KETAPANGNEWS.COM—Warga Desa Bayun Sari (Merumbuk), Kecamatan Sungai Laur melakukan aksi penyegelan terhadap kantor Devisi satu dan dua PT Prakarsa Tani Sejati (PTS) Sungai Laur, Senin (19/3) kemarin.

Aksi dilakukan sebagai wujud kekesalan warga atas lambannya penyelesaian permasalahan lahan di Desa tersebut. Hingga kini, Selasa (26/3) kantor itu masih dalam keadaan tersegel. Bahkan warga setempat juga terus mengawasinya sampai PT PTS mampu merealisasikan keinginan warga.

“Sebelum kantor itu disegel, kita juga sempat sweeping diseluruh wilayah devisi satu dan dua. Tujuannya agar seluruh karyawan PT PTS tidak melakukan aktivitas pekerjaan sampai keinginan warga dipenuhi,” kata Juru Bicara Warga Bayun Sari, Faruk, Selasa (27/3).

Menurut Faruq, aksi penyegelan dilakukan pihaknya bukan tanpa dasar. Dimana sebelum penyegelan pihaknya juga sempat berdialog bersama Manajemen PT PTS beserta pihak terkait lainnya. Hanya saja, sebut dia, yang menghadiri dialog itu bukan orang berkompeten di perusahaan.

Ia menegaskan, sebelum permasalahan tersebut selesai, warga akan terus melakukan swiping ke wilayah yang disegel untuk memastikan tidak adanya aktivitas perkebunan yang dilakukan. Serta meminta segera menarik seluruh alat berat, alat transportasi di devisi satu dan dua.

“Kita berharap mediasi tahap dua nanti langsung dihadiri oleh orang yang bisa mengambil keputusan. Bukan sekedar mengirim menejer yang tidak berwenang mengambil keputusan seperti mediasi sebelumnya,” pintanya.

“Sebelum permasalahan selesai, kita tetap sweeping hingga hari di wilayah kantor devisi satu dan dua PT PTS,” timbalnya.

Sementara, salah satu General Manager PT PTS, Mahendra ketika dikonfirmasi Ketapangnews via selular ke nomornya mengaku bahwa salah sambung.

“Ini salah sambung pak. Salah sambung pak,” katanya berulang diujung telepon genggamnya, Selasa (27/3) sekitar pukul 13.45 sore.

Saat di cek dari yang memberikan nomor tersebut (Faruq) membenarkan bahwa itu adalah nomor milik General Manajer Mahendra PT PTS. Bahkan salah satu Kepala Desa juga mengirim nomor yang sama kepada Ketapangnews.(absa)

Leave a Reply

Your email address will not be published.