
KETAPANGNEWS.COM-Disela-sela kunjungan kerjanya ke Kecamatan Tumbang Titi dalam rangka Pelepasan PKM Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Pontianak dalam rangka ikut serta dalam penanggulangan isue stunting, Bupati Ketapang Martin Rantan, SH berkesempatan bertemu dan mengadakan rapat singkat dengan Panitia Perayaan 100 Tahun Gereja Paroki Santo Yosep Serengkah di Desa Serengkah Kiri, Kecamatan Tumbang Titi Senin, (12/3).
Pada kunjungan ini, Martin Rantan, SH yang sekaligus sebagai Ketua Umum Panitia Perayaan 100 Tahun Gereja Paroki Santo Yosep Serengkah untuk mendengar secara langsung panitia setempat terkait dengan persiapan –persiapan yang telah dilaksanakan. Perayaan 100 Tahun Gereja Paroki Santo Yosep Serengkah ini akan jatuh pada Tanggal 9 September mendatang, yang akan dihadiri ribuan undangan.
Saat ini, Panitia bersama Gereja Paroki Serengkah sedang dan terus melakukan pembenahan-pembenahan baik gerejanya itu sendiri yang sedang dalam proses pembangunan dan sudah memasuki tahap finishing maupun areal dilingkungan gereja untuk memberikan kenyamanan kepada para tamu undangan.
Pada arahannya saat memimpin rapat Martin Rantan menyampaikan bahwa momen perayaan ini adalah momen besar, dimana akan begitu banyak tamu undangan hadir, untuk itu panitia agar bekerja secara maksimal karena praktis tinggal lima bulan panitia punya waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Koordinasi antara bidang atau seksi harus semakin intensif dilakukan agar apabila ada kendala- kendala yang dihadapi akan segera dilakukan penyelesaiannya.
Usai memimpin rapat singkat, Martin Rantan, SH berkesempatan meninjau areal lingkungan gereja seperti pengerjaan jalan akses masuk ke areal gereja dan penyediaan lapangan parkir sebelum bertolak ke Desa Kekura, Kecamatan Tumbang Titi untuk menghadiri penanda tanganan kesepakatan antara beberapa perusahaan perkebunan dan kehutanan yang memiliki ijin usaha diwilayah Kecamatan Tumbang Titi dan Jelai Hulu untuk memelihara atau merwat jalan antara Tumbang Titi- Tanjung agar fungsional sebelum tersedia anggaran dari pemerintah provinsi untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan dan membangun kembali jalan tersebut.(adv/jay).