Ribuan Warga Ketapang Saksikan Pawai Lampion

Harmonis Dalam Etnis, Menuju Masyarakat Sejahtera

Tampak Bupati Martin rantan SH dan Ny Elysabet Bety Martin Rantan berjalan ditengah ribuan warga menyakasikan pawai lampion perayaan Capgomeh di Jalan Merdeka Pasar Lama Ketapangn
Tampak Bupati Martin Rantan SH dan Ny Elysabet Bety Martin Rantan berjalan ditengah ribuan warga menyakasikan pawai lampion perayaan Cap gomeh di Jalan Merdeka Pasar Lama Ketapang.

KETAPANGNEWS.COM-Puncak perayaan Cap Go meh berlangsung karnapal budaya berupa lima ekor replika naga, lampion, dan mobil hias, dilepas secara resmi oleh Bupati Martin Rantan SH, bersama Wabup Drs Suprapto S bertempat di Keleteng tua Pek Kong, Jalan Merdeka Pasar Lama Ketapang. Jumat (2/3) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD, Budi Matheus, Kapolres Ketapang AKBP Sunario.S.Ik, Kejari Ketapang Joko Yuhono.SH,MH, SKPD tokoh masyarakat, serta ribuan masyarakat Ketapang yang sudah memenuhi jalan yang akan dilalui peserta karnaval budaya perayaan tahun baru imlek dan Cap Go meh.

Ketua Panitia Karnaval Budaya Rahman Efendi mengatakan, even pawai arakkan naga dan lampion merupakan kegiatan budaya tahunan yang digelar Yayasan Tri Dharma bekerja sama dengan Vihara Seila Matherea, BPK dan beberapa yayasan yang ada di Ketapang.

Dia menjelaskan tujuan kegiatan tersebut untuk melestarikan adat istiadat dan budaya Tionghua serta menunjukkan keberagaman budaya yang ada dikabupaten Ketapang, menurutnya lagi karena keberagaman budaya ini merupakan aset yang bagus untuk memajukan kota Ketapang.

Selain itu juga disampaikan Rahman kegiatan dimaksudkan untuk membantu Pemkab ketapang dalam menggalakkan pariwisata supaya Ketapang bisa sejajar dengan daerah- daerah yang sudah maju pariwisatanya.

Bupati Martin Rantan SH, sebelum melepas karnaval arakkan naga pawai lampion, dan mobil hias tahun 2018, 2569 sempat menyapa ribuan warga Tiongha yang memadati halaman kelenteng Tua Pek Kong dengan bahasa mandarin. dengan ucapan berbahasa mandari “Sin Cia Ju Ie! ” kata Bupati, lalu disambut jawaban “Tang Tang Ju ie.” oleh ribuan warga yang hadir.

Bupati atas nama Pemkab Ketapag mengucapkan selamat tahun baru Imlek 2569 dan Cap go Meh bertepatan dengan tahun 2018.

“Ditahun ini mudah-mudahan kita diberikan kekuatan panjang umur sehat walafiat murah rejeki dan tak kalah pentingnya semoga masyarakat ketapang selalu hidup berdampingan tentram rukun aman dan damai, “ kata Bupati Martin Rantan.

Lebih lanjut Bupati mengatakan perayaan cap go meh selalu dinantikan oleh masyarakat khususnya warga Tiongha sesuai dengan kepercayaan Tri Dharma karena dikatakan Bupati naga merupakan makhluk suci yang muncul ke muka bumi untuk mengusir roh jahat, sekaligus memberikan rahmad rejeki dan kedamaian serta ketentraman.

“ Malam ini kita bersyukur karena malam ini kita bisa merayakan Cap Gomeh sekaligus pelepasan pawai lampion dan mobil hias yang diselenggarakan Yayasan Tri Dharma dan Pnitia Cap Go Meh Kabupaten ketapang.” ucapnya.

Disampaikan Bupati juga bahwa peserta mobil hias yang ikut malam ini ada juga dari Dewan Adat Dayak, kedepan Dia berharap organisasi dari beberapa etnis ikut serta memeriahkan karnapal budaya yang agnda tahunan masyrakat Tiongha.

“ Biar Ketapang menjadi Kabupaten yang harmonis dalam etnis sehingga Ketapang aman damai maju dan masyarakat kelak menjadi sejahtera, “ ucap Bupati Martin Rantan.(adv/dra).

Leave a Reply

Your email address will not be published.