Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara Ketapang 2018

Pj Sekda : Tidak sekedar Berekpresi , Tapi Dapat Memunculkan Designer Baru Batik Daerah

Putri
Drs Heronimus Tanam ME mengenakan selendang kepada para juara.

KETAPANGNEWS.COM – Drs Heronimus Tanam ME mewakili Bupati Ketapang, Martin Rantan SH mengatakan, melalui kegiatan pemilihan putra putri batik Nusantara Kabupaten Ketapang 2018 adalah kesempatan baik untuk meningkatkan kualitas berkreatif dan berusaha yang lebih baik.

Menurutnya, sehingga nantinya Batik akan mampu menjadi produk kreatif yang bisa memberikan dampak positif di Kabupaten Ketapang. Dengan mencintai Batik maka akan banyak kreator kreator batik .

” Disamping itu Pendesain- Pendesain Batik pun akan banyak bermunculan . Sehingga para Fashion batik akan menjadi terangkat dan makin digemari oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Ketapang ini,” kata Pj Sekda Senin (30/4) malam di City Mall.

Ia menuturkan, Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara Kabupaten Ketapang 2018 ini bukan saja sekedar beraksi, berekpresi, tehnis fermormance, Tetapi sebagai duta batik juga harus memiliki wawasan tentang batik. Yang selanjutnya akan mewakili Kabupaten Ketapang untuk mengikuti pemilihan putra putri batik di tingkat Provinsi Kalimantan Barat bahkan hingga ke tingkat Nasional.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ketapang, Drs Yulianus, kegiatan pemilihan putra putri batik Nusantara kabupaten Ketapang 2018 yang digelar adalah salah satu kegiatan menunjang pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Ketapang, terlebih didalamnya ditampilkan batik batik daerah Ketapang maupun Kalimantan Barat .

Oleh karenanya melalui kegiatan yang digelar ini sekaligus membentuk rasa cinta generasi muda untuk dapat melestarikan , mengembangkan dan menghargai batik, sebagai warisan budaya bangsa.

“Batik telah diakui dunia oleh Unisco tahun 2009. Oleh karenanya, ajang ini menjadi sangat penting guna memberikan pemahaman seputar batik ke generasi muda. Sehingga tidak punah oleh perkembangan jaman dan kemajuan tekhnologi sekarang,” terang Yulianus.

Dikatakan Yulianus, kegiatan Pemilihan putra putri batik nusantara kabupaten Ketapang sudah merupakan kegiatan tahunan, yang nantinya akan mencetak generasi muda Ketapang yang kreatif, berjiwa wiraswasta ,cerdas, mandiri dan akan menjadi pejuang budaya dan sangat bermanfaat bagi Kabupaten Ketapang mendukung perkembangan jaman dengan tidak meninggalkan budaya daerah Nusantara.

Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara malam itu berlangsung sukses diwarnai dengan penyerahan piala dan hadiah bagi para pemenang. Disamping itu hadir dan turut menyaksikan acara tersebut sejumlah anggota Forkompinda, para Kepala Dinas Intsansi dilingkungan Pemkab Ketapang serta segenap pengunjung Borneo City Mall Ketapang.

Juara pertama putri batik diraih Fensa Dhea Nurmadani. Disusul runner up satu Desi Ulandini dan runner up dua Vereza Milda. Sedangkan runner up tiga diraih Yovani Chestella dan putri Batik berbakat diraih Theresia Oktavianis. Demikian juga untuk Putri Batik busana terbaik diraih Rina Oktavia Pratani, Dian Lestari Putri sebagai putri terbaik batik terfavorit.

Untuk Putra Batik Terbaik juara satu Uti Fahrul, Runer up satu Herding Lingga. Runner up dua Arnold Binser dan runer up tiga Pulgentius Yubillo. Adapun M Syahnur Zain mendapat juara Putra batik terbaik berbakat dan Kelvin Sen Putra terbaik Batik Busana, sedangkan Amrol Akabr Putra terbaik batik terfavorit.(Jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.