Bupati resmikan Gereja Santo Agustinus Paya Kumang

Bupati Martin rantan, Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani, mantan Gubernur Kalbar Cornelis, dan sejumlah pejabat melihat dalam gedung Greja Santo Agustinus paya Kumang ketapang
Bupati Martin rantan, Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani, mantan Gubernur Kalbar Cornelis, dan sejumlah pejabat melihat dalam gedung Greja Santo Agustinus paya Kumang ketapang.

KETAPANGNEWS.COM – Bupati Martin Rantan meresmikan dipungsikannya Gereja Paroki Santo Agustinus Paya Kumang, ditandai dengan ritual adat Dayak penyambutan kedatangan para tetamu, kemudian pemotongan pita oleh Ketua T Penggerak PKK Ny Elysabet betty Martin Rantan kemudian pembukaan pintu greja oleh Uskup Ketapang, Mgr Piu Riana Prabdi.

Peresmian Gereja Santo Agustinus Paya Kumang juga di hadiri , Wakapolda Kalbar Brigjen Sri Handayani, mantan Gubernur Kalbar Cornelis, Wabup H Suprapto,S para Pastor Paroki, Tokoh agama, tokoh masyarakat, kemudian Bupati Martin Rantan melakukan penanam pohon di halaman Gereja Santo Agustinus Paya Kumang ketapang, Selasa (20/11).

Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan terima kasih dan perhargaan yang setinggi tingginya kepada Panitia pambangunan yang telah berupaya maksimal mungkin mencurahkan perhatiannya dalam penyelsaian pembangunan gereja tersebut.

Bupati berharap greja ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kualitas umat dan perberdayaan ekonomi umat.

“Didalam rumah ibadah diharapkan terjalin sinergi antara aktivitas spiritual dengan aktivitas sosial ekonomi,” harap Bupati.

Maka sebaiknya rumah ibadah dibangun dengan infratstruktur yang lengkap dengan gaya arsitektur yang indah agar orang yang melakukan peribadatan merasa tenang dan nyaman.

“Tantangan kedepan menuntut kita untuk lebih memfokuskan pada perwujudan membangun kejayaan bangsa melalui pencapaian prestasi yang agamis,” terang Bupati Martin.

Dengan mengedepankan toleransi antar umat beragama dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan yang telah kita bina selama ini.

“Dalam situasi yang demikian ini kita harus optimis bahwa jika kita semua bersatu menggalang kebersamaan dan mengembangkan segenap optensi yang dimiliki,” kata Bupati.

Maka kita akan membawa umat dan bangsa ini terhindar dari keterpurukan menuju umat dan bangsa yang sejahtera mandiri bermartabat relegius dan berkepribadian, oleh karena itu masyarakat yang hidup pada era sekarang sangat membutuhkan bimbingan dan tuntunan keagamaan agar dapat memaknai hidup dan kehidupan ini serta bersikap lebih terbuka dan toleran.

“Tugas pemuka agama dalam membimbing umatnya agar memiliki keyakinan yang teguh tentang agama yang diyakini,“ kata Bupati.(adv/Jay)

Leave a Reply

Your email address will not be published.